Minggu, 01 Maret 2026

Week – 10 COMFORTER -- March 8th 2026

Tujuan                          : Anak-anak mengerti bahwa Tuhan tidak jauh, tetapi sangat peduli kepada mereka dan pasti akan membantu mereka di saat mereka membutuhkan.

Super kebenaran       : GOD IS NEAR TO COMFORT US WHEN WE ARE IN NEED

Ayat Penuntun           : Yohanes 11:1-44 (John 11:1-44)

Ayat Hafalan               : 2 Korintus 1:3-4 (TB)

Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan, yang menghibur kami dalam segala penderitaan kami, sehingga kami sanggup menghibur mereka, yang berada dalam bermacam-macam penderitaan dengan penghiburan yang kami terima sendiri dari Allah.

2 Corinthians 1:3-4 (NLT)

All praise to God, the Father of our Lord Jesus Christ. God is our merciful Father and the source of all comfort. He comforts us in all our troubles so that we can comfort others. When they are troubled, we will be able to give them the same comfort God has given us.

 

Games

Lawan kata

 

Pembuka

Pernah lihat orang bersedih atau menangis? Biasanya apa penyebabnya orang bersedih? Kalau anak-anak menangis atau bersedihnya kebanyakan alasannya karena sesuatu yang lebih simple ya karena ga dapet mainan yang diinginkan, minta makanan tertentu tapi ga boleh karena lagi sakit atau karena ada allergic, mungkin habis lari-lari apa yang terjadi bruak jatuh atau kejedok otomatis pasti nangis, dan masih banyak lagi hal-hal yang bisa membuat anak-anak menangis tapi biasanya sesuatu yang sederhana. Tapi ada juga moment anak-anak bersedih menangis ketika lagi sakit atau menahan sakit, atau karena melihat parents mereka sedih lalu anak-anak juga ikutan sedih dan bisa juga karena kehilangan sesuatu atau seseorang yang sangat berharga buat mereka.

Lama-lama jadi pingin nangis juga ini ya.. hahaha.. karena sedih-sedih ini. Pertanyaan buat kita semua hari ini, kalau ada yang lagi bersedih kira-kira apa yang kalian lakukan? Pasti pernah ya kita melihat parents kita atau kakak adik siblings kita lagi sedih menangis nah waktu itu apa yang kita lakukan? Atau kalau buat yang belum pernah kira-kira apa yang akan kalian lakukan waktu melihat orang lain bersedih? Keep the question sebelum dijawab yuk kita dengarkan cerita Firman Tuhan hari ini.

 

Cerita : Lazarus dibangkitkan

Seorang yang bernama Lazarus tinggal di Betania bersama-sama dengan saudaranya Maria dan Marta. Maria ialah wanita yang menuang minyak wangi ke kaki Tuhan, dan menyekanya dengan rambutnya. Suatu ketika Lazarus jatuh sakit. Kedua saudaranya mengabarkan kepada Yesus, "Tuhan, saudara kami yang Tuhan kasihi itu sakit." Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata, "Penyakit ini tidak akan menyebabkan kematian. Ini terjadi supaya Allah diagungkan, dan supaya karenanya Anak Allah juga diagungkan."

Yesus mengasihi Marta, Maria dan Lazarus. Tetapi ketika Yesus mendapat berita bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal di tempat-Nya dua hari lagi. Sesudah itu baru Ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Mari kita kembali ke Yudea." Mereka menjawab, "Bapak Guru, baru saja orang-orang Yahudi mau melempari Bapak dengan batu dan sekarang Bapak mau kembali lagi ke sana?" "Bukankah siang hari lamanya dua belas jam?" kata Yesus. "Orang yang berjalan di waktu siang, tidak tersandung sebab ia melihat terang dunia ini. Tetapi orang yang berjalan di waktu malam tersandung, sebab tidak ada terang padanya."

Begitulah kata Yesus. Kemudian Ia berkata lagi, "Sahabat kita Lazarus sudah tidur, tetapi Aku akan pergi membangunkan dia." Pengikut-pengikut Yesus berkata, "Tuhan, kalau Lazarus tidur, nanti ia akan sembuh." Maksud Yesus ialah bahwa Lazarus sudah mati. Tetapi mereka menyangka maksud Yesus adalah bahwa Lazarus tidur biasa. Karena itu Yesus berkata kepada mereka dengan terus terang, "Lazarus sudah mati. Tetapi Aku senang juga Aku tidak ada di sana, sebab lebih baik untuk kalian, supaya kalian dapat percaya. Marilah kita pergi sekarang kepada Lazarus." Tomas yang disebut "Si Kembar" berkata kepada teman-temannya pengikut-pengikut Yesus, "Mari kita ikut, biar kita mati bersama Dia!"

Ketika Yesus sampai di tempat itu, Lazarus sudah empat hari lamanya dikubur. Betania dekat Yerusalem, kira-kira tiga kilometer jauhnya. Banyak orang Yahudi telah datang mengunjungi Marta dan Maria untuk menghibur mereka karena kematian saudaranya. Ketika Marta mendengar Yesus datang, ia keluar untuk menyambut Yesus, sedangkan Maria tinggal di rumah.

Kata Marta kepada Yesus, "Tuhan, sekiranya Tuhan ada di sini waktu itu, pasti saudara saya tidak meninggal. Namun begitu saya tahu bahwa sekarang ini juga Allah akan memberi apa saja yang Tuhan minta kepada-Nya." "Saudaramu akan hidup kembali," kata Yesus kepada Marta. Marta menjawab, "Saya tahu Lazarus akan hidup kembali bila orang mati dibangkitkan pada Hari Kiamat." "Akulah yang memberi hidup dan membangkitkan orang mati," kata Yesus kepada Marta. "Orang yang percaya kepada-Ku akan hidup, walaupun ia sudah mati. Dan orang hidup yang percaya kepada-Ku, selama-lamanya tidak akan mati. Percayakah engkau akan hal itu?" "Tuhan," jawab Marta, "saya percaya Tuhan Anak Allah, Raja Penyelamat yang akan datang ke dunia ini."

Setelah Marta berkata begitu, ia pergi memanggil Maria, saudaranya dan berbisik kepadanya, "Bapak Guru ada di sini; Ia menanyakan engkau." Mendengar itu, Maria cepat-cepat bangun, lalu pergi menemui Yesus. Waktu itu, Yesus belum masuk ke desa. Ia masih di tempat Marta menjumpai-Nya. Orang-orang Yahudi yang sedang menghibur Maria di rumah, melihat Maria bangun dan cepat-cepat keluar; jadi mereka pergi mengikuti dia, sebab mereka menyangka ia pergi ke kubur untuk menangis.

Waktu Maria sampai di tempat Yesus dan melihat Dia, berlututlah Maria di depan-Nya dan berkata, "Tuhan, sekiranya Tuhan ada di sini waktu itu, pasti saudara saya tidak meninggal."Ketika Yesus melihat Maria menangis, dan orang-orang Yahudi yang datang bersama Maria itu juga menangis, hati-Nya sedih, dan Ia tampak terharu sekali. Maka bertanyalah Ia kepada mereka, "Di mana kalian menguburkan dia?" "Mari lihat, Tuhan," jawab mereka. Lalu Yesus menangis. Maka orang-orang Yahudi itu berkata, "Lihat, bukan main kasih-Nya kepada Lazarus!" Tetapi ada di antara mereka yang berkata, "Ia membuat orang buta melihat, mengapa Ia tidak bisa mencegah supaya Lazarus jangan mati?"

Yesus sangat terharu lagi, lalu pergi ke kuburan. Kuburan itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu besar. "Singkirkan batu itu," kata Yesus. Marta, saudara orang yang meninggal itu, menjawab, "Tetapi, Tuhan, ia sudah empat hari dikubur. Tentu sudah berbau busuk!" Yesus berkata kepada Marta, "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Kalau engkau percaya, engkau akan melihat betapa besar kuasa Allah!" Maka mereka menyingkirkan batu itu. Kemudian Yesus menengadah ke langit dan berkata, "Terima kasih, Bapa, karena Engkau telah mendengarkan Aku. Aku tahu Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi Aku mengatakan ini, untuk orang-orang yang ada di sini; supaya mereka percaya bahwa Engkaulah yang mengutus Aku." Sesudah berkata begitu, Yesus berseru dengan suara keras, "Lazarus, keluar!" Maka keluarlah orang yang sudah mati itu. Tangan dan kakinya masih terbungkus kain kafan, dan mukanya tertutup dengan kain penutup muka. "Lepaskan kain kafannya supaya ia bebas berjalan," kata Yesus kepada orang-orang di situ.

 

Penutup

Kita semua sudah mendengar cerita hari ini, ketika Lazarus menjadi sangat sakit. Maria dan Marta yang sangat mengasihi Lazarus tentunya menjadi sangat kuatir dengan keadaan Lazarus saudara mereka, bahkan mungkin mereka sangat takut sesuatu hal yang buruk menimpa Lazarus, jadi mereka memberi tahu Tuhan Yesus tentang keadaan Lazarus. Walaupun akhirnya hal yang tidak diinginkan terjadi tapi kita ga focus di cerita itu hari ini. Hari ini kita focus dengan GOD IS NEAR TO COMFORT US WHEN WE ARE IN NEED.

 

Begitu juga dengan kita, kita juga dapat berbicara kepada Tuhan Yesus tentang hal-hal yang membuat kita khawatir karena GOD IS NEAR TO COMFORT US WHEN WE ARE IN NEED. Tuhan selalu dekat dengan kita sedekat udara yang kita hirup jadi ketika kalian merasa takut.

Sediakan : selimut.

COMFORT yang Tuhan berikan itu seperti ketika kita tidur dengan menggunakan selimut. Siapa yang tidur dengan menggunakan selimut? Kebanyakan kita pasti tidur menggunakan selimut, senyaman dan sedekat itu Tuhan dengan kita semua anak-anakNya ketika kita sedang happy, senang bahkan apalagi ketika kita sedang sedih dan mengalami masalah.

 

Pertanyaan yang mungkin anak-anak akan tanyakan atau bisa kita tanyakan. Kenapa kog Tuhan Yesus menangis padahal menurut kalian Tuhan Yesus tau ga kalau Lazarus bakalan bangkit? Pasti tau banget kan Tuhan Yesus memang sengaja nunggu dua hari lagi untuk datang karena memang sengaja menunggu Lazarus mati dulu karena kalau belum mati atau meninggal Tuhan Yesus ga akan bisa melalukan mujizat membangkitkan orang mati kalau Lazarus hanya sakit.

Kenapa kog Tuhan Yesus menangis ada yang bisa jawab ga? Karena Tuhan Yesus peduli atau care dengan Maria dan Marta yang adalah sahabat atau best friend Tuhan Yesus, dan dngan ikut menangis bersama bukan pura-pura tentunya tapi karena Tuhan Yesus juga merasakan hal yang sama dengan Maria dan Marta. Selain itu Tuhan Yesus juga ingin menghibur Maria dan Marta. Itu juga berlaku buat kita semua anak-anak Tuhan yang sangat disayangi oleh Tuhan, GOD IS NEAR TO COMFORT US WHEN WE ARE IN NEED.

 

Dalam cerita kita hari ini Tuhan Yesus peduli pada teman-teman-Nya. Kita juga harus peduli pada teman-teman kita. Bicarakan tentang cara-cara kita dapat menunjukkan kepada teman-teman bahwa kita peduli. Contoh: Apakah berbagi tentang Tuhan Yesus menunjukkan kepedulian kepada mereka atau tidak? Apakah bertengkar memperebutkan mainan itu menunjukkan kasih sayang atau tidak?

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar