Selasa, 24 Februari 2026

Week – 9 CREATOR -- March 1st 2026

 Tujuan                          : Anak-anak mengetahui bahwa segala sesuatu di alam semesta—dari bintang-bintang di langit hingga manusia— semua diciptakan dengan sengaja oleh Tuhan dan manusia adalah ciptaan Tuhan yang paling istimewa.

Super kebenaran       : GOD CREATED EVERYTHING! GOD CREATED ME!

Ayat Penuntun           : Kejadian 1-2 (Genesis 1-2)

Ayat Hafalan               : Kejadian 1:27 (BIS)

Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan.

Genesis 1:27 (NLT)

So God created human beings in his own image. In the image of God he created them; male and female he created them.

 

Games

Gambar berantai. Tema penciptaan.

 

Pembuka

Sediakan clay.

 

Tunjukkan clay kepada anak-anak dan tanyakan kira-kira apa yang bisa mereka buat dari clay itu. Bisa macam-macam tentunya tergantung seberapa banyak yang kita punya kita bisa buat macam-macam bentuk baik barang, buah, hewan atau apapun yang kita mau. Kalau kita ga punya apa-apa kira-kira apakah kita bisa membuat sesuatu atau menciptakan sesuatu? Mungkin bisa juga di angan-angan atau di kepala kita contoh musik, gambar tapi ga bisa terlihat bentuk nya atau wujudnya hanya bisa kita bayangkan atau kalau musik kita bisa nyanyikan tapi hanya menjadi suara tidak bisa menjadi barang atau sesuatu yang terlihat.

 

Hari ini kita akan mendengar sebuah cerita, bukan cerita dongeng atau pelajaran science tapi sebuah cerita nyata dalam Alkitab yang menunjukkan kehebatan Tuhan kita Sang Pencipta THE CREATOR. Yang menciptakan dunia ini dari NOTHING atau tanpa apa-apa, mungkin buat anak-anak yang usia 7 tahun ke atas udah sering banget dengar dan bahkan mungkin hafal dengan cerita hari ini tapi jangan anggap sebagai sesuatu yang remeh atau biasa karena cerita hari ini bener-bener cerita yang sangat amat LUAR BIASA!!! Yuk kita dengarkan sama-sama.

 

Cerita : Penciptaan

Pada mulanya, waktu Allah mulai menciptakan alam semesta, bumi belum berbentuk, dan masih kacau-balau. Samudra yang bergelora, yang menutupi segala sesuatu, diliputi oleh gelap gulita, tetapi kuasa Allah bergerak di atas permukaan air. Allah berkata, "Jadilah terang!" Lalu ada terang. Allah senang melihat hal itu. Lalu dipisahkan-Nya terang itu dari gelap, dan dinamakan-Nya terang itu "Siang" dan gelap itu "Malam". Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah hari yang pertama.

Kemudian Allah berkata, "Jadilah sebuah kubah untuk membagi air itu menjadi dua, dan menahannya dalam dua tempat yang terpisah." Lalu hal itu terjadi. Demikianlah Allah membuat kubah yang memisahkan air yang ada di bawah kubah itu dari air yang ada di atasnya. Kubah itu dinamakan-Nya "Langit". Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kedua.

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah air yang ada di bawah langit mengalir ke satu tempat, sehingga tanah akan kelihatan." Lalu hal itu terjadi. Allah menamakan tanah itu "Darat", dan kumpulan air itu dinamakan-Nya "Laut". Dan Allah senang melihat hal itu. Allah berkata lagi, "Hendaklah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan, yaitu jenis yang menghasilkan biji-bijian dan jenis yang menghasilkan buah-buahan." Lalu hal itu terjadi.Demikianlah tanah mengeluarkan segala macam tumbuh-tumbuhan. Dan Allah senang melihat hal itu. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang ketiga.

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah ada benda-benda terang di langit untuk menerangi bumi, untuk memisahkan siang dari malam, dan untuk menunjukkan saat mulainya hari, tahun, dan hari raya agama." Maka hal itu terjadi. Demikianlah Allah membuat kedua benda terang yang besar, yaitu matahari untuk menguasai siang, dan bulan untuk menguasai malam; selain itu dibuat-Nya juga bintang-bintang. Allah menempatkan benda-benda terang itu di langit untuk menerangi bumi, untuk menguasai siang dan malam, dan untuk memisahkan terang dari gelap. Dan Allah senang melihat hal itu. Malam lewat, dan jadilah pagi. Itulah hari yang keempat.

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah di dalam air berkeriapan banyak macam makhluk hidup, dan di udara beterbangan banyak burung-burung." Maka Allah menciptakan binatang-binatang raksasa laut, dan segala jenis makhluk yang hidup di dalam air, serta segala jenis burung. Dan Allah senang melihat hal itu. Allah memberkati semuanya itu dengan memberi perintah kepada makhluk yang hidup di dalam air supaya berkembang biak dan memenuhi laut, dan kepada burung-burung supaya bertambah banyak. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang kelima.

Kemudian Allah berkata, "Hendaklah bumi mengeluarkan segala jenis binatang darat, yang jinak dan yang liar, besar maupun kecil." Lalu hal itu terjadi. Demikianlah Allah membuat semuanya itu dan ia senang melihat hal itu. Kemudian Allah berkata, "Sekarang Kita akan membuat manusia yang akan menjadi seperti Kita dan menyerupai Kita. Mereka akan berkuasa atas ikan-ikan, burung-burung, dan segala binatang lain, baik jinak maupun liar, baik besar maupun kecil."

Demikianlah Allah menciptakan manusia, dan dijadikannya mereka seperti diri-Nya sendiri. Diciptakan-Nya mereka laki-laki dan perempuan. Kemudian diberkati-Nya mereka dengan ucapan "Beranakcuculah yang banyak, supaya keturunanmu mendiami seluruh muka bumi serta menguasainya. Kamu Kutugaskan mengurus ikan-ikan, burung-burung, dan semua binatang lain yang liar. Untuk makananmu Kuberikan kepadamu segala jenis tumbuhan yang menghasilkan biji-bijian dan buah-buahan. Tetapi kepada segala burung dan binatang liar lainnya, Kuberikan rumput dan tanaman berdaun sebagai makanannya." Maka hal itu terjadi.

Allah memandang segala sesuatu yang telah dibuat-Nya itu, dan Ia sangat senang. Malam lewat dan jadilah pagi. Itulah hari yang keenam.

 

Maka selesailah penciptaan seluruh alam semesta. Pada hari yang ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan-Nya itu, lalu Ia beristirahat. Maka diberkati-Nya hari yang ketujuh itu dan dijadikan-Nya hari yang khusus, karena pada hari itu Allah beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Itulah riwayat penciptaan alam semesta. Ketika TUHAN Allah membuat alam semesta, belum ada benih yang bertunas dan belum ada tanam-tanaman di bumi, karena TUHAN belum menurunkan hujan dan belum ada orang untuk mengerjakan tanah itu. Tetapi air mulai merembes dari bawah dan membasahi permukaan bumi. Kemudian TUHAN Allah mengambil sedikit tanah, membentuknya menjadi seorang manusia, lalu menghembuskan napas yang memberi hidup ke dalam lubang hidungnya; maka hiduplah manusia itu.

Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur, dan ditempatkan-Nya di situ manusia yang sudah dibentuk-Nya itu. TUHAN Allah menumbuhkan segala macam pohon yang indah, yang menghasilkan buah-buahan yang baik. Di tengah-tengah taman tumbuhlah pohon yang memberi hidup, dan pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

Sebuah sungai mengalir dari Eden, membasahi taman itu; dan di luar Eden sungai itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama bernama Pison; sungai itu mengalir mengelilingi tanah Hawila. Di situ terdapat emas murni dan juga wangi-wangian yang sulit diperoleh, serta batu-batu permata. Sungai yang kedua bernama Gihon; airnya mengalir mengelilingi tanah Kus.Sungai yang ketiga bernama Tigris dan mengalir di sebelah timur Asyur. Sungai yang keempat bernama Efrat. Kemudian TUHAN Allah menempatkan manusia itu di taman Eden untuk mengerjakan dan memelihara taman itu.

TUHAN berkata kepada manusia itu, "Engkau boleh makan buah-buahan dari semua pohon di taman ini, kecuali dari pohon yang memberi pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Buahnya tidak boleh engkau makan; jika engkau memakannya, engkau pasti akan mati pada hari itu juga."

Lalu TUHAN Allah berkata, "Tidak baik manusia hidup sendirian. Aku akan membuat teman yang cocok untuk membantunya." Maka Ia mengambil sedikit tanah dan membentuk segala macam binatang darat dan binatang udara. Semuanya dibawa Allah kepada manusia itu untuk melihat nama apa yang akan diberikannya kepada binatang-binatang itu. Itulah asal mulanya binatang di darat dan di udara mendapat namanya masing-masing. Demikianlah manusia itu memberi nama kepada semua binatang di darat dan di udara. Tetapi tidak satu pun di antaranya bisa menjadi teman yang cocok untuk membantunya.

Lalu TUHAN Allah membuat manusia tidur nyenyak, dan selagi ia tidur, TUHAN Allah mengeluarkan salah satu rusuk dari tubuh manusia itu, lalu menutup bekasnya dengan daging. Dari rusuk itu TUHAN membentuk seorang perempuan, lalu membawanya kepada manusia itu. Maka berkatalah manusia itu, "Ini dia, orang yang sama dengan aku--tulang dari tulangku, dan daging dari dagingku. Kunamakan dia perempuan, karena ia diambil dari laki-laki." Itulah sebabnya orang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, lalu keduanya menjadi satu. Laki-laki dan perempuan itu telanjang, tetapi mereka tidak merasa malu.

 

Penutup

Tadi kita dengar sama-sama bahwa Tuhan menciptakan dunia dalam enam hari. Mungkin menurut kalian itu keliatannya seperti waktu yang lumayan lama? Kalian pernah tau ga seorang yang bernama Leonardo da Vinci, mungkin ada yang pernah tau tapi ada yang bingung siapa itu ya? Itu adalah salah satu pelukis terbesar dan terFAMOUS di dunia. Yang ternyata Leonardo da Vinci membutuhkan waktu dua belas tahun untuk melukis karyanya yang sangat terkenal dan mendunia yaitu, Mona Lisa. What?? Dua belas tahun aduh lama banget ya sama kayak adik-adik yang sekarang lagi kelas 6 SD atau grade 6 usianya.

 

Hebatnya Tuhan kita itu tidak membutuhkan waktu dua belas tahun, dua belas bulan, atau bahkan dua belas hari. Dia menciptakan seluruh dunia ini – lautan, daratan, langit, hewan, burung, ikan, tumbuhan, semuanya – hanya dalam waktu enam hari. Dia ga hanya menciptakan setiap makhluk unik di bumi, Dia juga merancang semuanya agar saling melengkapi dengan sempurna sehingga kehidupan dapat berputar terus dan juga berkembang di bumi. Tuhan itu sangat kreatif. Dia menciptakan seluruh dunia dan segala isinya dan ini yang sangat istimewa adalah Tuhan menciptakan kita semua manusia menurut gambar-Nya untuk berbagi dan menikmati dunia yang indah ini. GOD CREATED EVERYTHING! GOD CREATED ME!

 

GOD CREATED EVERYTHING! GOD CREATED ME! Bisa dikatakan sebagai salah satu pesan yang terpenting di dalam Alkitab. Kadang kita bisa merasa sedih, putus asa dan stress bahkan menyalahkan diri sendiri ketika kita merasa segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik, ketika kita tidak bisa melakukan hal-hal yang ingin kita lakukan. Mungkin pernah dengar kalimat ini WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES hehehe.. (drakor), atau WHEN LIFE GIVES YOU LEMON, MAKE LEMODANES yang artinya waktu hidup lagi ga enak bertahanlah. Tapi hari ini kita sama-sama diajak WHEN LIFE GIVES YOU TANGERINES atau WHEN LIFE GIVES YOU LEMON, bacalah Kejadian 1. Ingatlah GOD CREATED EVERYTHING! GOD CREATED ME! Bahwa kita diciptakan oleh Tuhan yang kreatif dan Dia menciptakan seluruh dunia ini untuk kita. Ingatlah bahwa Tuhan menciptakanmu menurut gambar-Nya.

 

Keluarkan lagi atau tunjukkan clay kepada anak-anak.

OUR GOD THE CREATOR itu sangat kreatif. Dia menciptakan seluruh dunia, dan Dia menciptakan Anda. Setiap kali kita membuat sesuatu baik dengan menggunakan clay ini (tunjukkan clay kepada anak-anak) atau menggambar dengan kertas, menulis puisi, mengarang cerita, membuat apapun dengan menggunakan tangan kita atau apa pun, ingatlah bahwa kita semua ini diciptakan secara sengaja dan khusus untuk menjadi kreatif, dan sangat penting untuk selalu diingat bahwa kita semua anak-anak yang disayangi oleh Pencipta kita OUR GOD THE CREATOR!

 

GOD CREATED EVERYTHING! GOD CREATED ME

 

 

 

 

Sabtu, 21 Februari 2026

Renungan Harian 23-28 Februari 2026

Monday, 23 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:1-5 (BIS

Beberapa waktu kemudian Yesus pergi ke seberang Danau Galilea, yang disebut juga Danau Tiberias. Setibanya di sana, banyak orang mengikuti Dia sebab mereka sudah melihat keajaiban-keajaiban yang dibuat-Nya dengan menyembuhkan orang-orang sakit. Yesus naik ke atas bukit, lalu duduk di situ dengan pengikut-pengikut-Nya. Pada waktu itu sudah dekat Hari Raya Paskah Yahudi. Waktu Yesus melihat ke sekeliling-Nya, Ia melihat orang berduyun-duyun datang kepada-Nya. Maka Ia berkata kepada Filipus, "Di mana kita dapat membeli makanan, supaya semua orang ini bisa makan?"

Pernahkah kita merasa bekal makanan terlalu sedikit? Atau merasa tidak punya apa-apa untuk membantu teman? Tahukah kamu? Yesus tidak membutuhkan bekal yang banyak. Yesus hanya membutuhkan hati yang mau berbagi. Apa pun yang kamu miliki—waktu, kepintaran, uang jajan, atau bantuan kecil—jika diserahkan kepada Yesus, Ia bisa menggunakannya untuk hal-hal besar. Jangan takut berbagi, karena bersama Yesus, sedikit saja sudah cukup.


Tuesday, 24 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:6-10 (BIS)

(Yesus sudah tahu apa yang akan dilakukan-Nya, tetapi Ia berkata begitu sebab Ia mau menguji Filipus.) Filipus menjawab, "Roti seharga dua ratus uang perak tidak akan cukup untuk orang-orang ini, sekalipun setiap orang hanya mendapat sedikit saja." Seorang pengikut Yesus yang lain, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata, "Di sini ada anak laki-laki dengan lima roti dan dua ikan. Tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?" "Suruhlah orang-orang itu duduk," kata Yesus. Di tempat itu ada banyak rumput, jadi orang-orang itu duduk di rumput — semuanya ada kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Pernahkah kamu merasa "bekal atau uang jajanku sedikit"? Atau merasa, "Ah, aku masih kecil, tidak bisa berbuat apa-apa"? Ada seorang anak kecil yang membawa bekal 5 roti dan 2 ikan. Saat itu, ada ribuan orang yang lapar. Murid Yesus, Filipus, sempat bingung karena makanan itu pasti tidak cukup. Namun, anak kecil itu tidak takut. Dia memberikan seluruh bekalnya kepada Yesus. 

Ada 3 pesan yang bisa kita ambil :

1. Jangan Takut Memberi: Mungkin terlihat sedikit, tapi Yesus bisa memakainya untuk hal besar.

2. Yesus Memberkati: Saat kita memberikan yang terbaik, maka Yesus akan memberkati lebih lagi.

3. Kerelaan Hati: Anak kecil itu memberikan bekalnya dengan rela hati, bukan dengan terpaksa.


Wednesday, 25 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:11-15 (BIS)

Kemudian Yesus mengambil roti itu, lalu mengucap syukur kepada Allah. Sesudah itu Ia membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak. Kemudian Ia membagi-bagikan ikan itu, dan mereka makan sepuas-puasnya. Setelah semuanya makan sampai kenyang, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Kumpulkanlah kelebihan makanan itu; jangan sampai ada yang terbuang." Lalu mereka mengumpulkan dua belas bakul penuh kelebihan makanan dari lima roti yang dimakan oleh orang banyak itu. Ketika orang banyak melihat keajaiban yang dibuat oleh Yesus, mereka berkata, "Sungguh, inilah Nabi yang diharapkan datang ke dunia!" Yesus tahu mereka mau datang untuk memaksa Dia menjadi raja mereka. Sebab itu pergilah Ia menyingkir ke daerah berbukit.

Diceritakan saat orang banyak lapar, tidak ada yang bisa membeli makanan. Tapi, ada seorang anak kecil yang membawa bekal 5 roti dan 2 ikan. Ia tidak pelit! Ia memberikan bekalnya kepada Yesus. Tuhan Yesus lalu mengucap syukur dan membagikannya. Ajaib! Semua kenyang, bahkan ada sisa 12 bakul.

Tuhan Yesus sanggup memakai apa pun yang kita miliki, sekecil apa pun, untuk mendatangkan berkat besar jika kita memberi dengan hati tulus. Mungkin bekal, uang jajan, atau kemampuanmu terasa sedikit. Tapi ingat, kalau diberikan kepada Tuhan dengan senang hati, Tuhan bisa membuat pemberianmu yang sedikit itu menjadi berkat besar bagi teman, keluarga, atau orang lain.




Thursday, 26 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:22-26 (BIS)

Keesokan harinya orang banyak yang masih tinggal di seberang danau, menyadari bahwa tadinya hanya ada satu perahu di sana. Mereka tahu bahwa pengikut-pengikut Yesus sudah berangkat dengan perahu itu, sedangkan Yesus tidak ikut. Kemudian beberapa perahu dari kota Tiberias datang dan berlabuh di dekat tempat orang banyak itu makan roti sesudah Tuhan mengucap syukur. Ketika orang banyak itu melihat bahwa baik Yesus maupun pengikut-pengikut-tak ada di situ, mereka juga naik perahu-perahu itu dan pergi ke Kapernaum mencari Yesus. Ketika orang-orang itu bertemu dengan Yesus di seberang danau, mereka bertanya kepada-Nya, "Bapak Guru, kapan Bapak sampai di sini?" Yesus menjawab, "Sungguh, kalian mencari Aku bukan karena kalian sudah mengerti maksud keajaiban-keajaiban yang Kubuat, tetapi karena kalian sudah makan sampai kenyang.

Pernahkah kita berdoa minta sesuatu, lalu setelah dikabulkan, kalian lupa berdoa lagi atau jarang ke gereja? atau Pernah nggak kalian ikut ke gereja atau rajin berdoa cuma karena dijanjikan hadiah atau jajan enak setelahnya? Nah, bacaan hari ini tentang orang banyak yang mencari Yesus ke seberang danau. Mereka semangat mencari Yesus bukan karena mereka mengerti bahwa Yesus itu Tuhan, tapi karena baru saja diberi makan roti yang sangat banyak sampai kenyang!

Yesus senang kalau kita datang kepada-Nya, tapi Yesus lebih senang lagi kalau kita mencari-Nya karena kita mengasihi-Nya. Tuhan Yesus bukan "mesin jajan" atau "mesin mainan" yang cuma dicari saat butuh barang. Dia adalah Tuhan yang sayang kita dan ingin jadi sahabat terbaik kita. Makanan jasmani membuat perut kenyang, tapi sifatnya sementara. Yesus adalah Roti Hidup yang memberi kepuasan hati dan keselamatan kekal.



Friday, 27 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:27-31 (BIS)

Janganlah bekerja untuk mendapat makanan yang bisa habis dan busuk. Bekerjalah untuk mendapat makanan yang tidak bisa busuk dan yang memberi hidup sejati dan kekal. Makanan itu akan diberikan oleh Anak Manusia kepadamu, sebab Ia sudah dilantik oleh Allah Bapa." Lalu mereka bertanya kepada-Nya, "Kami harus berbuat apa untuk melakukan kehendak Allah?" Yesus menjawab, "Inilah yang diinginkan Allah dari kalian: percayalah kepada Dia yang diutus Allah." "Kalau begitu," kata mereka, "bukti apa yang dapat Bapak berikan supaya kami melihat dan percaya kepada Bapak? Apa yang akan Bapak lakukan? Nenek moyang kami makan manna di padang gurun, seperti tertulis di dalam Alkitab, 'Ia memberi mereka makan roti dari surga.'"

Pernah kita merasa sangat lapar setelah bermain seharian? Saat lapar, kita butuh makanan. Tapi makanan yang kita makan, seperti roti atau coklat, akan habis dan tidak bisa membuat kita kenyang selamanya. Yesus berkata kepada orang banyak agar tidak hanya mengejar makanan yang bisa busuk atau habis. Yesus ingin kita mencari makanan yang bertahan sampai hidup kekal. Makanan apakah itu? Jawabannya adalah Yesus sendiri! Yesus adalah "Roti Hidup". Sama seperti tubuh kita butuh makanan supaya sehat dan kuat, hati kita juga butuh Yesus supaya kuat dalam Iman. Yesus memberi hidup yang kekal dan sukacita sejati yang bertahan selamanya, melebihi apa pun yang ada di dunia.




Saturday, 28 Februari 2026

BREAD OF LIFE

AYAT HAFALAN :

YOHANES 6:35 (BIS)

"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Ayat Bacaan : Yohanes 6:32-35 (BIS)

Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Percayalah: Bukan Musa, melainkan Bapa-Kulah yang memberi kepadamu roti yang sesungguhnya dari surga. Sebab roti yang diberi Allah adalah Dia yang turun dari surga dan memberi hidup kepada manusia di dunia." "Bapak," kata mereka, "berilah kepada kami roti itu selalu." "Akulah roti yang memberi hidup," kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

Apa bedanya Roti Hidup dengan roti biasa? Roti biasa hanya membuat kenyang perut sebentar. Tetapi, Yesus sebagai Roti Hidup memberikan kepuasan dalam hati dan jiwa kita selamanya. Saat kita percaya dan datang kepada Yesus, kita tidak lagi "lapar" secara rohani—artinya, hati kita merasa tenang, dikasihi, dan kuat, bahkan saat sedih atau susah.

Pernahkah kalian merasa lapar sekali setelah bermain? Rasanya lemas dan tidak bertenaga, bukan? Tapi setelah makan, kita merasa kenyang dan kuat kembali. Roti itu enak, tapi itu hanya sementara dan membuat kita akan lapar lagi. Menerima Yesus sebagai Roti Hidup artinya kita mau membaca Alkitab, berdoa, dan menuruti firman-Nya setiap hari. Itu sama seperti "makan" roti kehidupan yang membuat Iman kita bertumbuh kuat!





Senin, 16 Februari 2026

Week – 8 BREAD OF LIFE -- February 22nd 2026

 Tujuan                          : Anak-anak mengerti bahwa sama seperti tubuh mereka membutuhkan makanan untuk tumbuh dan menjadi kuat, jiwa mereka membutuhkan Tuhan Yesus untuk memiliki hidup kekal dan rohani yang sehat.

Super kebenaran       : JESUS IS THE BREAD OF LIFE

Ayat Penuntun           : Yohanes 6:1-15;22-35 (John 6:1-15;22-35)

Ayat Hafalan               : Yohanes 6:35 (BIS)

Akulah roti yang memberi hidup," kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

John 6:35 (NLT)

Jesus replied, “I am the bread of life. Whoever comes to me will never be hungry again. Whoever believes in me will never be thirsty.

 

Games

Menyusun beberapa macam roti lalu menggelindingkan botol (bisa botol aqua yang ada isinya atau botol kaca atau kaleng) berusaha untuk mendapatkan roti yang disukai dari susunan rotiyang sudah disediakan.

 

Pembuka

Mulailah dengan beberapa aktivitas untuk membuka tema "ROTI". Ada beberapa pilihan yang dapat digunakan untuk ini, jadi pilihlah satu atau gunakan dua aktifitas yang sesuai untuk kelas atau situasi masing-masing.

 

Estafet roti : Bagi anak-anak menjadi dua tim. Minta kelompok-kelompok tersebut berbaris dan bergiliran berlomba melintasi ruangan dan kembali, dengan sentuhan "roti"! Mungkin bisa anak-anak  berusaha menyeimbangkan potongan roti atau roti manis di kepala atau kaki mereka saat mereka melintasi ruangan.

Sandwich challenge : pilih satu anak untuk ditutup matanya. Minta anakyang lain untuk membimbingnya melalui proses membuat sandwich selai kacang dan jeli, hanya menggunakan suara instruksi temannya. Ini juga dapat dilakukan sebagai perlombaan antara dua tim.

 

Tanyakan kepada anak-anak jenis roti apa yang mereka sukai. Untuk apa mereka menggunakan roti? Pernahkah mereka membuatnya sendiri? Mengapa membahas tentang roti apa pentingnya roti? Jelaskan bahwa kisah Alkitab hari ini berkaitan dengan roti… tetapi bukan jenis roti yang mungkin mereka pikirkan atau yang sering mereka makan!

Cerita : 5 roti 2 ikan dan cerita lanjutannya

Beberapa waktu kemudian Yesus pergi ke seberang Danau Galilea, yang disebut juga Danau Tiberias. Setibanya di sana, banyak orang mengikuti Dia sebab mereka sudah melihat keajaiban-keajaiban yang dibuat-Nya dengan menyembuhkan orang-orang sakit. Yesus naik ke atas bukit, lalu duduk di situ dengan pengikut-pengikut-Nya.

Pada waktu itu sudah dekat Hari Raya Paskah Yahudi. Waktu Yesus melihat ke sekeliling-Nya, Ia melihat orang berduyun-duyun datang kepada-Nya. Maka Ia berkata kepada Filipus, "Di mana kita dapat membeli makanan, supaya semua orang ini bisa makan?" (Yesus sudah tahu apa yang akan dilakukan-Nya, tetapi Ia berkata begitu sebab Ia mau menguji Filipus.) Filipus menjawab, "Roti seharga dua ratus uang perak tidak akan cukup untuk orang-orang ini, sekalipun setiap orang hanya mendapat sedikit saja."

Seorang pengikut Yesus yang lain, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata, "Di sini ada anak laki-laki dengan lima roti dan dua ikan. Tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?""Suruhlah orang-orang itu duduk," kata Yesus. Di tempat itu ada banyak rumput, jadi orang-orang itu duduk di rumput--semuanya ada kira-kira lima ribu orang laki-laki.

Kemudian Yesus mengambil roti itu, lalu mengucap syukur kepada Allah. Sesudah itu Ia membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak. Kemudian Ia membagi-bagikan ikan itu, dan mereka makan sepuas-puasnya. Setelah semuanya makan sampai kenyang, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Kumpulkanlah kelebihan makanan itu; jangan sampai ada yang terbuang." Lalu mereka mengumpulkan dua belas bakul penuh kelebihan makanan dari lima roti yang dimakan oleh orang banyak itu. Ketika orang banyak melihat keajaiban yang dibuat oleh Yesus, mereka berkata, "Sungguh, inilah Nabi yang diharapkan datang ke dunia!"Yesus tahu mereka mau datang untuk memaksa Dia menjadi raja mereka. Sebab itu pergilah Ia menyingkir ke daerah berbukit.

 

Keesokan harinya orang banyak yang masih tinggal di seberang danau, menyadari bahwa tadinya hanya ada satu perahu di sana. Mereka tahu bahwa pengikut-pengikut Yesus sudah berangkat dengan perahu itu, sedangkan Yesus tidak ikut. Kemudian beberapa perahu dari kota Tiberias datang dan berlabuh di dekat tempat orang banyak itu makan roti sesudah Tuhan mengucap syukur. Ketika orang banyak itu melihat bahwa baik Yesus maupun pengikut-pengikut-tak ada di situ, mereka juga naik perahu-perahu itu dan pergi ke Kapernaum mencari Yesus.

Ketika orang-orang itu bertemu dengan Yesus di seberang danau, mereka bertanya kepada-Nya, "Bapak Guru, kapan Bapak sampai di sini?" Yesus menjawab, "Sungguh, kalian mencari Aku bukan karena kalian sudah mengerti maksud keajaiban-keajaiban yang Kubuat, tetapi karena kalian sudah makan sampai kenyang. Janganlah bekerja untuk mendapat makanan yang bisa habis dan busuk. Bekerjalah untuk mendapat makanan yang tidak bisa busuk dan yang memberi hidup sejati dan kekal. Makanan itu akan diberikan oleh Anak Manusia kepadamu, sebab Ia sudah dilantik oleh Allah Bapa."

Lalu mereka bertanya kepada-Nya, "Kami harus berbuat apa untuk melakukan kehendak Allah?" Yesus menjawab, "Inilah yang diinginkan Allah dari kalian: percayalah kepada Dia yang diutus Allah." "Kalau begitu," kata mereka, "bukti apa yang dapat Bapak berikan supaya kami melihat dan percaya kepada Bapak? Apa yang akan Bapak lakukan? Nenek moyang kami makan manna di padang gurun, seperti tertulis di dalam Alkitab, 'Ia memberi mereka makan roti dari surga.'"

Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Percayalah: Bukan Musa, melainkan Bapa-Kulah yang memberi kepadamu roti yang sesungguhnya dari surga. Sebab roti yang diberi Allah adalah Dia yang turun dari surga dan memberi hidup kepada manusia di dunia." "Bapak," kata mereka, "berilah kepada kami roti itu selalu." "Akulah roti yang memberi hidup," kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.

 

Penutup

Cerita minggu ini mungkin bisa agak berat untuk beberapa usia, jadi bisa disesuaikan dengan kelas masing-masing tidak harus diceritakan semua.

 

Dalam cerita hari ini fokusnya adalah lanjutan dari cerita ketika Tuhan Yesus membuat mujizat memberi makan 5000 orang. Di cerita lanjutannya Tuhan Yesus menyebut Diri-Nya sebagai roti kehidupan. JESUS IS THE BREAD OF LIFE.

 

Tuhan Yesus memperingatkan orang-orang ini bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada makanan yang memuaskan rasa lapar fisik. Ia mengatakan kepada orang-orang untuk tidak berfokus pada makanan yang mudah busuk, tetapi pada hal-hal yang mengarah kepada kehidupan kekal. Mereka sedikit bingung, tetapi Tuhan Yesus menyuruh mereka untuk percaya kepada-Nya. Para pendengar-Nya meminta semacam tanda, sama seperti pada waktu orang Israel menerima roti manna dari surga sebagai tanda kehadiran Allah. Tuhan Yesus menjelaskan bahwa Allah mengirimkan roti itu dari surga, tapi Allah juga mengirimkan jenis roti yang berbeda dari surga, untuk memberi hidup kekal kepada dunia. Yang dibicarakan oleh Tuhan Yesus pada saat itu adalah tentang Diri-Nya sendiri! Dialah roti kehidupan yang sejati. Tuhan Yesus berkata bahwa Ia diutus untuk memberi hidup kekal, dan bahwa semua orang yang “makan roti-Nya” tidak akan pernah lapar lagi.

 

Apa artinya itu? Jelas, perut kita akan lapar, kita tetap perlu makan. Tetapi yang dikatakan oleh Tuhan Yesus mengarah pada sesuatu yang lebih dari itu. Dia berbicara tentang memuaskan rasa lapar jiwa. Kita memiliki kebutuhan spiritual akan hal-hal yang tidak dapat dipenuhi dengan makanan atau barang-barang materi lainnya. Entah kita menyadarinya atau tidak, kita memiliki kerinduan yang hanya dapat dipenuhi oleh Kristus. Kita perlu diberi makan secara spiritual agar dapat bertumbuh dalam iman dan melayani orang lain. Jadi bagaimana kita melakukannya? Bagaimana kita dapat "menikmati" berkat-berkat Tuhan Yesus? Kita berdoa; kita membaca Firman-Nya; ketika kita datang ke gereja atau JOY.

 

Tuhan Yesus ingin kita mengenal-Nya dan itulah sebabnya Dia mengatakan kepada kita bahwa Dia adalah roti kehidupan. JESUS IS THE BREAD OF LIFE. Tidak ada camilan atau makanan yang akan benar-benar memuaskan kita, tetapi mengenal Tuhan Yesus akan memberi kita hidup selamanya. JESUS IS THE BREAD OF LIFE, itu artinya kita semua bergantung kepada Tuhan dalam segala hal dan hanya Tuhan Yesus saja yang bisa memberi kita makanan rohani selain itu bahwa Allah telah memberi kita harta yang paling berharga dalam kehidupan, yaitu Yesus Kristus.

 

Sabtu, 14 Februari 2026

Renungan Harian 16-21 Februari 2026

Monday, 16th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:1 (BIS)

Ia (Hawa) melahirkan seorang anak laki-laki dan berkata, "Dengan pertolongan TUHAN aku telah mendapat seorang anak laki-laki." Maka dinamakannya anak itu Kain.

Tuhan memberikan Adam dan Hawa anak-anak yang bernama Kain dan Habel. Ini menunjukkan bahwa keluarga adalah hadiah dari Tuhan. Di dalam keluarga, Tuhan mengajarkan kita untuk saling mengasihi, saling menjaga, dan saling menolong. Walaupun setiap anggota keluarga berbeda, Tuhan ingin kita tetap hidup rukun dan saling menyayangi.

Hal yang bisa kita lakukan hari ini, ucapkan “terima kasih” kepada ayah, ibu, atau kakak-adik. Selain itu kita juga bisa berdoa kepada Tuhan Yesus, terima kasih untuk keluargaku dan tolong aku belajar mengasihi mereka setiap hari.


Tuesday, 17th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:3-5 (BIS)

Beberapa waktu kemudian Kain mengambil sebagian dari panenannya lalu mempersembahkannya kepada TUHAN. Lalu Habel mengambil anak domba yang sulung dari salah seekor dombanya, menyembelihnya, lalu mempersembahkan bagian yang paling baik kepada TUHAN. TUHAN senang kepada Habel dan persembahannya, tetapi menolak Kain dan persembahannya. Kain menjadi marah sekali, dan mukanya geram.

Kain dan Habel sama-sama memberi persembahan kepada Tuhan. Tuhan senang pada persembahan Habel karena ia memberikannya dengan hati yang tulus. Tuhan tidak hanya melihat apa yang kita lakukan, tetapi juga bagaimana hati kita. Saat menolong keluarga, Tuhan ingin kita melakukannya dengan senang hati.

Yang bisa kita coba mulai lakukan adalah dengan menolong orang tua kita tanpa disuruh dan tanpa mengeluh. Dan mintalah kepada Tuhan, agar bisa memiliki hati yang baik dan tulus saat menolong keluarga kita.



Wednesday, 18th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:6-7 (BIS)

Maka berkatalah TUHAN kepada Kain, "Mengapa engkau marah? Mengapa mukamu geram?Jika engkau berbuat baik, pasti engkau tersenyum; tetapi jika engkau berbuat jahat, maka dosa menunggu untuk masuk ke dalam hatimu. Dosa hendak menguasai dirimu, tetapi engkau harus mengalahkannya."

Kain menjadi marah dan cemburu karena persembahannya tidak diterima Tuhan. Tuhan sebenarnya menasihati Kain supaya ia bisa memilih hal yang benar. Saat marah, kita harus belajar mengendalikan diri. Tuhan ingin kita memilih kasih, bukan kemarahan, di dalam keluarga.

Yang bisa kita coba sama-sama waktu kita marah kepada kakak atau adik, tarik napas dan berbicara dengan lembut. Kita juga bisa meminta Tuhan Yesus, untuk menolong kita supaya tidak mudah marah dan lebih mau memilih untuk mengasihi.



Thursday, 19th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:8 (BIS)

Lalu kata Kain kepada Habel, adiknya, "Mari kita pergi ke ladang." Ketika mereka sampai di situ, Kain menyerang dan membunuh Habel adiknya.

Karena marah, Kain melakukan hal yang sangat tidak baik kepada Habel. Ini membuat Tuhan sedih. Tuhan ingin kita menjaga dan mengasihi saudara kita, bukan menyakiti mereka. Keluarga adalah tempat pertama kita belajar untuk saling mengasihi.

Hari ini kita sama-sama diajak untuk bermain bersama dengan saudara kita tanpa bertengkar dan bisa berbagi mainan. Selain itu kita juga mau belajar untuk mengasihi saudara-saudara kita seperti Tuhan mengasihi kita.



Friday, 20th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:9 (BIS)

TUHAN bertanya kepada Kain, "Di mana Habel, adikmu?" Kain menjawab, "Saya tak tahu. Haruskah saya menjaga adik saya?"

Ketika Tuhan bertanya, “Di mana Habel?”, Kain menjawab dengan tidak peduli. Padahal Tuhan ingin Kain bertanggung jawab terhadap saudaranya. Kita semua bertanggung jawab untuk peduli satu sama lain di keluarga. Mengasihi keluarga berarti mau perhatian dan peduli. Coba perhatikan jika ada anggota keluarga yang sedih, lalu hibur mereka. Minta Tuhan Yesus kasih kita hati yang peduli dan bertanggung jawab terhadap keluarga kita.



Saturday, 21th February 2026

LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

AYAT HAFALAN :

1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

Ayat Bacaan : Kejadian 4:25-26 (BIS)

Adam dan istrinya mendapat seorang anak laki-laki lagi. Kata Hawa, "Allah telah memberi aku anak laki-laki sebagai ganti Habel, yang telah dibunuh oleh Kain." Sebab itu Hawa menamakan anak itu Set. Set mempunyai anak laki-laki yang diberi nama Enos. Pada zaman itulah orang mulai menyebut nama TUHAN bila menyembah.

Walaupun keluarga Adam pernah mengalami kesedihan, Tuhan tetap memberikan harapan. Tuhan ingin keluarga menjadi tempat untuk belajar mengasihi, mengampuni, dan bertumbuh bersama. Keluarga adalah sekolah kasih yang Tuhan berikan untuk kita. Belajar untuk mengatakan “I LOVE YOU” to mommy, daddy or sisters, brothers kita. Jangan lupa untuk berterima kasih kepada Tuhan karena keluarga kita adalah hadiah yang terindah.




Senin, 09 Februari 2026

Week – 7 BRANCH -- February 15th 2026

Tujuan                          : Anak-anak mengerti bahwa Tuhan menciptakan keluarga sebagai "sekolah kasih" agar setiap kita belajar untuk saling peduli dan bertumbuh dalam kasih.

Super kebenaran       : LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD

Ayat Penuntun           : Kejadian 4:1-26 (Genesis 4:1-26)

Ayat Hafalan               : 1 Petrus 4:8 (BIS)

Lebih daripada segala-galanya, hendaklah kalian sungguh-sungguh mengasihi satu sama lain, sebab dengan saling mengasihi kalian akan bersedia juga untuk saling mengampuni.

1 Peter 4:8 (NLT)

Most important of all, continue to show deep love for each other, for love covers a multitude of sins.

 

Games

Main mengambil uang (atau kapas bola) menggunakan sutil atau sendok yang lebar tapi tidak cekung.

 

Pembuka

Siapa yang punya saudara atau siblings? Mungkin ada yang punya satu saudara tapi ada juga yang punya banyak lebih dari satu bisa dua, tiga atau ada juga yang justru ga punya saudara atau biasa disebut dengan anak tunggal.

Nah, kenapa kog saya tanya seperti ini? Ini lanjutan pertanyaan nya buat yang ga punya saudara mungkin ga relate tapi bisa coba sambil dibayangkan aja, pernah ga merasa iri sama siblings atau saudara kalian? Contoh, mommy daddy beli pizza nah karena ini kesukaan adik atau kakak kita mommy daddy kasih mereka lebih banyak daripada kasih ke kita, mereka dapat 5 kita cuma dapat 3? Atau lagi siblings kita HP nya rusak lalu sama parents kita diganti dengan HP baru yang terbaru modelnya yang justru menurut kita kita yang pingin barang itu?

Nah, gimana kalau sudah jengkel dan iri kayak gitu? Apa yang kalian lakukan?

Tapi hari ini kita diajak sama-sama untuk ini : LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD. Cerita firman Tuhan hari ini juga memberi contoh kepada kita bahwa kita ga boleh membiarkan rasa isi dan jengkel dalam hati kita, yuk kita dengarkan sama-sama ya.

 

Cerita : Kain dan Habel

Kemudian Adam bersetubuh dengan Hawa, istrinya, dan hamillah wanita itu. Ia melahirkan seorang anak laki-laki dan berkata, "Dengan pertolongan TUHAN aku telah mendapat seorang anak laki-laki." Maka dinamakannya anak itu Kain. Lalu Hawa melahirkan seorang anak laki-laki lagi, namanya Habel. Habel menjadi gembala domba, tetapi Kain menjadi petani. Beberapa waktu kemudian Kain mengambil sebagian dari panenannya lalu mempersembahkannya kepada TUHAN. Lalu Habel mengambil anak domba yang sulung dari salah seekor dombanya, menyembelihnya, lalu mempersembahkan bagian yang paling baik kepada TUHAN. TUHAN senang kepada Habel dan persembahannya, tetapi menolak Kain dan persembahannya. Kain menjadi marah sekali, dan mukanya geram.

Maka berkatalah TUHAN kepada Kain, "Mengapa engkau marah? Mengapa mukamu geram?Jika engkau berbuat baik, pasti engkau tersenyum; tetapi jika engkau berbuat jahat, maka dosa menunggu untuk masuk ke dalam hatimu. Dosa hendak menguasai dirimu, tetapi engkau harus mengalahkannya." Lalu kata Kain kepada Habel, adiknya, "Mari kita pergi ke ladang." Ketika mereka sampai di situ, Kain menyerang dan membunuh Habel adiknya.

TUHAN bertanya kepada Kain, "Di mana Habel, adikmu?" Kain menjawab, "Saya tak tahu. Haruskah saya menjaga adik saya?" Lalu TUHAN berkata, "Mengapa engkau melakukan hal yang mengerikan itu? Darah adikmu berseru kepada-Ku dari tanah, seperti suara yang berteriak minta pembalasan. Engkau terkutuk sehingga tak bisa lagi mengusahakan tanah. Tanah itu telah menyerap darah adikmu, seolah-olah dibukanya mulutnya untuk menerima darah adikmu itu ketika engkau membunuhnya. Jika engkau bercocok tanam, tanah tidak akan menghasilkan apa-apa; engkau akan menjadi pengembara yang tidak punya tempat tinggal di bumi."

Maka kata Kain kepada TUHAN, "Hukuman itu terlalu berat, saya tak dapat menanggungnya.Engkau mengusir saya dari tanah ini, jauh dari kehadiran-Mu. Saya akan menjadi pengembara yang tidak punya tempat tinggal di bumi, dan saya akan dibunuh oleh siapa saja yang menemukan saya." Tetapi TUHAN berkata, "Tidak. Kalau engkau dibunuh, maka sebagai pembalasan, tujuh orang termasuk pembunuhmu itu akan dibunuh juga." Kemudian TUHAN menaruh tanda pada Kain supaya siapa saja yang bertemu dengan dia jangan membunuhnya.

Lalu pergilah Kain dari hadapan TUHAN dan tinggal di tanah yang bernama "Pengembaraan" di sebelah timur Eden. Kain dan istrinya mendapat anak laki-laki, yang diberi nama Henokh. Kemudian Kain mendirikan sebuah kota dan dinamakannya kota itu menurut nama anaknya itu. Henokh ayah Irad. Irad ayah Mehuyael. Mehuyael ayah Metusael, dan Metusael adalah ayah Lamekh. Lamekh mempunyai dua orang istri, Ada dan Zila. Ada melahirkan Yabal, dan keturunan Yabal itulah bangsa yang memelihara ternak dan tinggal dalam kemah. Adiknya bernama Yubal, dan keturunan Yubal adalah pemain musik kecapi dan seruling. Zila melahirkan Tubal-Kain, dan keturunannya membuat segala macam perkakas dari tembaga dan besi. Adik perempuan Tubal-Kain bernama Naama.

Berkatalah Lamekh kepada kedua istrinya, "Ada dan Zila, dengarkan! Seorang pemuda kubunuh karena telah menghantam aku. Kalau tujuh orang dibunuh untuk membalas pembunuhan Kain, maka tujuh puluh tujuh orang akan dibunuh kalau aku dibunuh."

Adam dan istrinya mendapat seorang anak laki-laki lagi. Kata Hawa, "Allah telah memberi aku anak laki-laki sebagai ganti Habel, yang telah dibunuh oleh Kain." Sebab itu Hawa menamakan anak itu Set. Set mempunyai anak laki-laki yang diberi nama Enos. Pada zaman itulah orang mulai menyebut nama TUHAN bila menyembah.

 

Penutup

Mungkin untuk silsilah Adam dan Hawa tidak perlu dijelaskan secara detail, intinya kita menceritakan tentang keluarga kepada anak-anak.

 

Bayangkan kalau seandainya kalian bertengkar kira-kira papa mama atau parents kalian bakalan happy ga ya? Pasti parents kalian akan bersedih dan tidak happy. Ceritakan mungkin juga pengalaman pribadi anda dengan saudara atau siblings anda ketika bertengkar atau bisa juga pengalaman orang lain yang anda tau.

 

Contoh : saya punya teman waktu SMP dia bertengkar atau ga cocokan dengan kakaknya dan karena sangat parahnya mereka sampai ga ngobrol bukan hanya ga ngobrol tapi ga saling menyapa bertahun-tahun. Coba bayangkan seandainya itu yang terjadi sama kalian apa yang parents kalian rasakan?

 

Begitu juga dengan cerita kita hari ini bayangkan apa yang dirasakan Adam dan Hawa waktu mengetahui Habel dibunuh oleh Kain, pasti sangat-sangat sedih dan apalagi setelah kejadian itu Adam dan Hawa harus kehilangan kedua anaknya karena Habel mati dan Kain dihukum oleh Tuhan. Karena itu hari ini kita diajak untuk LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD. Mengasihi semua anggota keluarga kita tanpa terkecuali. FAMILY is a GIFT atau HADIAH yang artinya harus dijagai bukan dijadikan musuh atau saingan.

 

Apa berarti kita ga boleh iri atau marah atau jengkel sama saudara atau siblings kita? Bukan seperti itu juga pasti ada momentnya kita bisa merasa iri atau marah atau jengkel tapi yang penting adalah ketika kita merasa iri atau marah atau jengkel jangan semakin dimatengkan atau dimasak lebih lagi. Maksudnya gimana itu ya?

 

Sediakan kompor, panci dan makanan mie instant. Atau kalau ribet boleh juga mie instant yang udah matang.

 

Siapa yang pernah melihat ini? (kalau masih mentah waktu divideo bungkus mie instant harus sudah dibuka ya). Semua pasti tau apa ini dan biasanya kita ga boleh makan ini sering-sering tapi biasanya anak-anak suka makan ini. Hari ini mie instant ini akan kita masak dulu sama-sama kalau mau dimakan tentunya harus dimasak dulu direbus mie nya. Pernah tau ga kalau mie ini dimasak terlalu lama sampai terlalu matang rasanya jadi ga enak. Matangnya harus pas kalau sudah matang ya harus segera diambil atau ditaruh di piring biar enak waktu dimakan. Tapi kalau dimakan pas mentah ya lumayan juga sih ya ada yang bilang juga lebih enak kayak makan snack ringan gitu.

 

Masak mie instant bisa digambarkan sama kayak perasaan kita marah, jengkel dan iri yang bisa saja muncul tapi ketika perasaan itu muncul jangan dibiarkan lama-lama kalau dibiarkan lama-lama jadi ga enak sama kalau kita goreng kentang kalau terlalu lama digoreng kentang jadi apa? Yes gosong, kalau gosong jadi ga enak ga bisa dimakan.

Terkadang kita pasti bisa punya perasaan marah, jengkel dan iri tapi jangan dibiarkan terlalu lama di dalam hati kita, karena akhirnya apa akan membuat kita melakukan kesalahan yang ga seharusnya kita lakukan. Seperti Kain tadi sudah diingatkan jangan dibiarkan kemarahan di dalam hatinya tapi karena dia “memasak” terus kemarahan itu di dalam hatinya akhirnya apa yang terjadi Kain membunuh Habel.

 

What to do?

How to LOVE YOUR FAMILY, walaupun kadang kita tetap bisa jengkel, marah dan juga iri? Ask for God’s help minta pertolongan sama Tuhan, ketika kita merasa jengkel, marah dan juga iri yang perlu kita lakukan adalah berdoa sama Tuhan ceritakan dan juga minta pertolongan agar Tuhan bisa membuat kita mengurangi dan juga mengolah dengan benar rasa jengkel, marah dan iri yang kita rasakan. Dan penting untuk selalu diingat LOVE YOUR FAMILY, FAMILY IS A GIFT FROM GOD.

 

 

 

 

Minggu, 08 Februari 2026

Renungan Harian 9-14 Februari 2026

Monday, 9th February 2026
 
JESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :
1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:1 (BIS)
Pada suatu hari, banyak penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik oleh masyarakat, datang mendengar Yesus.

Banyak orang datang kepada Yesus untuk mendengarkan firman-Nya. Mereka bukan hanya orang baik dan rajin beribadah, tetapi juga orang-orang yang sering disebut orang berdosa. Mungkin ada yang tidak disukai oleh orang lain, tetapi Yesus tetap menerima mereka dengan senang hati. Yesus tidak pernah memilih-milih teman. Ia mau mendengarkan setiap orang dan mengasihi mereka semua. Kadang kita juga merasa tidak cukup baik, pernah berbuat salah, atau takut dimarahi. Namun Yesus tetap mau menerima kita. Ia senang ketika kita datang kepada-Nya, mau mendengarkan firman-Nya, dan mau belajar menjadi anak yang lebih baik setiap hari.
 
 




Tuesday, 10th February 2026
 
JESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :
1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:2 (BIS)
Orang-orang Farisi dan guru-guru agama mulai mengomel. Mereka berkata, "Cih, orang ini menerima orang-orang yang tidak baik dan malah makan bersama mereka!"

Orang Farisi dan guru-guru agama mengomel melihat Tuhan Yesus makan bersama orang berdosa. Mereka merasa lebih baik dan tidak mau bergaul dengan orang yang dianggap salah. Tetapi Tuhan Yesus tidak seperti itu. Tuhan Yesus melihat hati manusia, bukan kesalahannya saja. Sebagai anak Tuhan, kita juga belajar meniru Tuhan Yesus. Kita tidak boleh mengejek teman yang berbeda atau pernah berbuat salah. Kita dipanggil untuk mengasihi, menolong, dan mendoakan mereka. Dengan kasih, kita bisa menjadi berkat bagi banyak orang.
 
 



Wednesday, 11th February 2026
 
JESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :
1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:3-4 (BIS)
Oleh sebab itu Yesus menceritakan kepada mereka perumpamaan ini, "Andaikata seorang dari kalian mempunyai seratus ekor domba, lalu ia kehilangan seekor--apakah yang akan dibuatnya? Pasti ia akan meninggalkan domba yang sembilan puluh sembilan ekor itu di padang rumput, dan pergi mencari yang hilang itu sampai dapat.

Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang gembala yang mempunyai seratus ekor domba. Ketika satu domba hilang, gembala itu tidak tinggal diam. Ia meninggalkan yang sembilan puluh sembilan dan pergi mencari satu domba yang hilang. Ini menunjukkan betapa berharganya satu domba itu. Begitu juga dengan kita. Walaupun kita hanya satu orang di antara banyak orang, Tuhan tetap peduli. Kita tidak pernah dilupakan Tuhan. Setiap anak sangat berharga di mata-Nya.
 



Thursday, 12th February 2026
 
JESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :
1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:4 (BIS)
"Andaikata seorang dari kalian mempunyai seratus ekor domba, lalu ia kehilangan seekor--apakah yang akan dibuatnya? Pasti ia akan meninggalkan domba yang sembilan puluh sembilan ekor itu di padang rumput, dan pergi mencari yang hilang itu sampai dapat.

Gembala itu mencari dombanya sampai ia menemukannya. Ia tidak berhenti di tengah jalan. Walaupun lelah, ia tetap berusaha. Begitulah kasih Yesus kepada kita. Saat kita menjauh dari Tuhan, malas berdoa, atau berbuat salah, Yesus tetap mencari kita. Yesus ingin kita kembali kepada-Nya. Ia ingin kita hidup dalam kebaikan dan ketaatan. Karena itu, saat kita sadar telah berbuat salah, kita boleh datang kepada Yesus dan meminta ampun.
 
 
Friday, 13th February 2026
 
JESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :
1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:5-6 (BIS)
Dan kalau ia menemukan kembali domba itu, ia begitu gembira sehingga dipikulnya domba itu di bahunya, lalu membawanya pulang. Kemudian ia memanggil kawan-kawan dan tetangga-tetangganya, dan berkata, 'Mari kita bergembira. Dombaku yang hilang sudah kutemukan kembali!'

Ketika gembala menemukan dombanya, ia sangat bersukacita. Ia mengangkat domba itu di bahunya dan mengajak teman-temannya untuk bersukacita bersama. Domba itu tidak dimarahi, tetapi diterima dengan penuh kasih. Begitu juga Tuhan kepada kita. Saat kita mau bertobat dan kembali kepada-Nya, Tuhan sangat senang. Tuhan tidak marah, tetapi menyambut kita dengan kasih yang besar. Tuhan senang melihat kita mau berubah menjadi lebih baik.
 
 
Saturday, 14th February 2026
 
JJESUS LOVES ME AND I LOVE JESUS
AYAT HAFALAN :

1 Yohanes 4:19 (BIS)
Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
 
Ayat Bacaan : Lukas 15:7 (BIS)
Nah, begitulah juga di surga ada kegembiraan yang lebih besar atas satu orang berdosa yang bertobat, daripada atas sembilan puluh sembilan orang yang sudah baik dan tidak perlu bertobat."

Yesus berkata bahwa di surga ada sukacita besar karena satu orang berdosa yang bertobat. Artinya, Tuhan dan para malaikat bersukacita saat seseorang memilih hidup benar dan meninggalkan dosa.
Sebagai anak Tuhan, kita diajak untuk selalu hidup menyenangkan hati Tuhan. Saat kita taat, jujur, mengasihi sesama, dan mau minta ampun jika bersalah, kita membawa sukacita bagi Tuhan.