Minggu, 05 Oktober 2025

Renungan Harian 6-11 Oktober 2025

 Monday, 6th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:21-22 (BIS)

Kemudian Petrus datang kepada Yesus dan bertanya, "Tuhan, kalau saudara saya berdosa terhadap saya, sampai berapa kali saya harus mengampuni dia? Sampai tujuh kalikah?" Yesus menjawab, "Tidak, bukan sampai tujuh kali, tetapi tujuh puluh kali tujuh kali!

 

Perumpamaan ini dimulai dengan pertanyaan Petrus. "Berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa kepadaku?" Petrus tahu bahwa cepat atau lambat wkatu ia punya saudara atau teman dekat atau berhubungan dengan orang lain pasti suatu saat aka nada kemungkinan nya orang tersebut akan menyakiti Petrus. Perumpamaan ini bukan tentang dosa nya bukan artinya kita membiarkan orang berbuat dosa semau mereka ga berubah dan ga bertobat. Perumpamaan ini tentang mengajarkan kepada kita pengampunan atau FORGIVENESS. Is it easy to FORGIVE? Of course NO. Tapi ketika kita mengampuni justru kita sendiri yang mendapat benefitnya karena kita melepaskan kemarahan kita. So, kita mau coba sama-sama ya untuk mulai FORGIVE orang lain.

 

 

 

Tuesday, 7th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:23-25 (BIS)

Sebab apabila Allah memerintah, keadaannya seperti dalam perumpamaan ini: Seorang raja mau menyelesaikan utang-utang hamba-hambanya. Waktu ia mulai mengadakan pemeriksaan, dihadapkan kepadanya seorang hamba yang berutang berjuta-juta, dan tidak dapat melunasinya. Jadi, raja itu memerintahkan supaya hamba itu dijual bersama-sama dengan anak istrinya, dan segala harta miliknya untuk membayar utangnya.

 

Perumpamaan ini juga mengajak kita untuk melihat bahwa IN THE END OF THE DAY aka nada perhitungan atau penghakiman atas semua hal yang sudah kita lakukan. Tapi jangan takut dulu karena Tuhan Yesus sudah menghapuskan semua dosa-dosa kita ketika Tuhan Yesus mati di kayu salib. Yang penting kita semua harus mengakui semua dosa-dosa kita dan meminta pengampunan dari Tuhan.

 

 

Wednesday, 8th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:26-27 (BIS)

Hamba itu sujud di depan raja itu, dan memohon, 'Tuan, sabarlah terhadap hamba. Hamba akan melunasi semua utang hamba.' Raja itu kasihan kepadanya, sehingga ia menghapuskan semua utangnya.

 

Raja yang sangat berkuasa itu merasa kasihan kepada hambanya yang tidak bisa melunasi utangnya dan akhirnya menghapuskan semua utangnya. Begitu juga dengan kita semua, setiap kita ini pasti melakukan kesalahan atau biasa disebut DOSA. Kita sendiri tidak akan bisa menghapus DOSA kita meskipun kita sudah melakukan banyak sekali kebaikan, bukan berarti juga kita tidak perlu melakukan kebaikan bukan. Tapi maksudnya adalah semua perbuatan baik kita tidak bisa menghapuskan DOSA kita, yang bisa menghapus DOSA kita semuanya hanyalah Tuhan Yesus saja. Karena itu kita perlu untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juga JURUSELAMAT kita secara PRIBADI.

 

 

Thursday, 9th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:28-30 (BIS)

Ketika hamba itu keluar, ia berjumpa dengan kawannya, seorang hamba juga, yang berutang kepadanya beberapa ribu. Ia menangkap kawannya itu, mencekiknya, dan berkata, 'Bayarlah semua utangmu!' Lalu kawannya itu sujud di depannya sambil memohon, 'Sabarlah dulu kawan, semuanya akan saya bayar!' Tetapi hamba itu menolak. Sebaliknya, ia memasukkan dia ke dalam penjara sampai ia membayar utangnya.

 

Selalu ingat kita juga perlu melepaskan pengampunan atau FORGIVENESS kepada orang lain. What is FORGIVENESS? WHEN YOU FORGIVE SOMEONE artinya seperti kita menghapus hutang orang tersebut atau melepaskan kemarahan yang kita rasakan kepada orang tersebut setelah mereka berbuat salah atau tidak baik kepada kita. Pentingnya melepaskan kemarahan bisa dikatakan sama seperti ketika membuang sampah atau kotoran setiap hari, karena kalau disimpan terus kotoran atau sampah bisa berbau busuk. Begitu juga dengan kemarahan kalau disimpan juga pasti berbau busuk dalam hati kita.

 

 

Friday, 10th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:31-34 (BIS)

Ketika hamba-hamba yang lain melihat apa yang sudah terjadi, mereka sedih dan melaporkan hal itu kepada raja. Maka raja itu memanggil hamba yang jahat itu dan berkata kepadanya, 'Hamba yang jahat! Seluruh utangmu sudah kuhapuskan hanya karena engkau memohon kepadaku. Bukankah engkau pun harus menaruh kasihan kepada kawanmu seperti aku pun sudah menaruh kasihan kepadamu?' Raja itu sangat marah. Hamba yang jahat itu dimasukkannya ke dalam penjara sampai ia melunasi semua utangnya."

 

 

 

Lanjutan dari cerita kemarin, ketika hamba itu tidak mau menghapus hutang temannya, akhirnya yang terjadi hutangnya yang sudah dihapuskan oleh Sang Raja juga dikembalikan kepada hamba yang jahat itu. Padahal kalau kita perhatikan hutang hamba yang jahat itu jauh lebih banyak dibandingkan dengan hamba yang satunya. Karena itu jangan hitung-hitungan soal kesalahan orang lain karena ternyata apa kita juga sama bisa melakukan kesalahan yang sama dan sama banyaknya bahkan mungkin lebih banyak daripada orang lain.

 

 

Saturday, 11th October 2025

WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING

 

AYAT HAFALAN :

Efesus 4:32 (BIS)

Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.

 

Ayat Bacaan : Matius 18:35 (BIS)

Yesus mengakhiri cerita-Nya dengan kata-kata ini, "Begitu juga Bapa-Ku di surga akan memperlakukan kalian masing-masing, kalau kalian tidak mengampuni saudaramu dengan ikhlas."

 

Kesimpulannya apa dari cerita kita minggu kemarin, kita harus sama-sama belajar untuk mengampuni dan bukan hanya sekedar mengampuni, tapi WE SHOULD FORGIVE WITHOUT COUNTING. Mengampuni tanpa batas sama seperti di awal dikatakan mengampuni sebanyakn tujuh puluh kali tujuh kali, ini bukan jatah satu tahun ya tapi jatah setiap hari. Kuota pengampunan kita setiap hari direfill oleh Tuhan sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali. Emang segampang itu mengampuni? Jawabannya selalu TIDAK, tapi kita bisa meminta kepada Tuhan karena Tuhan adalah TUHAN yang MAHA PENGAMPUN, kasih dan ANUGERAH Tuhan tidak ada habisnya.

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar