Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Yesus berbicara lagi kepada orang banyak dengan memakai perumpamaan, kata-Nya, "Apabila Allah memerintah, keadaannya seperti perumpamaan ini: Seorang raja mengadakan pesta kawin untuk putranya. Raja itu menyuruh pelayan-pelayannya pergi menjemput orang-orang yang diundang ke pesta itu. Tetapi para undangan itu tidak mau datang.
Tuhan menceritakan sebuah perumpamaan yang menunjukkan kepada kita semua bahwa Tuhan mengundang kita semua ke "PESTA" maksudnya "PESTA" ini adalah kerajaan surga. Undangan keselamatan buat kita semua, tapi undangan ini butuh direspon dan kembali ke kita masing-masing mau menerima undangan ini atau kita mau menolak undangan ini seperti dalam cerita perumpamaan minggu ini para tamu undangan menolak untuk datang.
Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Kemudian raja itu mengutus lagi pelayan-pelayannya yang lain. Katanya kepada mereka: 'Beritahukan kepada para undangan itu: Hidangan pesta sudah siap. Sapi, dan anak-anak sapi saya yang terbaik sudah disembelih. Semuanya sudah siap. Silakan datang ke pesta kawin!' Tetapi tamu-tamu yang diundang itu tidak menghiraukannya. Mereka pergi ke pekerjaannya masing-masing--yang seorang ke ladangnya, yang lainnya ke perusahaannya; dan yang lainnya pula menangkap pelayan-pelayan raja itu, lalu memukul dan membunuh mereka.
Raja itu tetap berusaha untuk mengundang tamu-tamu supaya datang ke pestanya, dengan memberitahukan kepada semuanya bahwa pesta sudah siap. Tapi sayang tamu-tamu yang diundang punya banyak sekali alasan menolak undangan raja. Begitu juga dengan kita semua diajak hari ini untuk tidak menggunakan alasan ketika kita diundang untuk menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita satu-satunya.
Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Waktu raja itu mendengar hal itu, ia marah sekali. Ia mengirim tentaranya untuk membunuh pembunuh-pembunuh itu, dan membakar kota mereka. Sesudah itu ia memanggil pelayan-pelayannya, lalu berkata, 'Pesta kawin sudah siap, tetapi para undangan tidak layak. Pergilah sekarang ke jalan-jalan raya, dan undanglah sebanyak mungkin orang ke pesta kawin ini.'
Melalui cerita di minggu ini, kita diajak untuk tau sama-sama ya betapa Tuhan Yesus itu sabar sekali. Walaupun kita sering lupa berdoa atau malas baca Alkitab, Tuhan tetap panggil kita terus. Dia kasih kita kesempatan kedua, ketiga, dan seterusnya! Dan satu hal lagi yang ga kalah penting kalau kita terus-terusan nolak undangan Tuhan, kita bisa kehilangan kesempatan untuk dekat sama Dia selamanya. Tuhan mau kita ada di "pesta" surga-Nya yang penuh sukacita.
Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Maka pelayan-pelayan itu pun pergilah. Mereka pergi ke jalan-jalan raya lalu mengumpulkan semua orang yang mereka jumpai di sana, yang baik maupun yang jahat. Maka penuhlah ruangan pesta kawin itu dengan tamu-tamu.
Tuhan Yesus itu seperti Raja itu, Dia tidak cuma mengundang anak-anak yang paling pintar, paling rapi, atau paling baik saja. Tuhan mengundang SEMUA orang! Termasuk kamu, teman-temanmu, tetanggamu, dan semua orang di dunia ini. Karena Tuhan mengundang semua orang, kita juga harus bersemangat untuk mengajak teman-teman kita yang lain. Melalui cerita Firman Tuhan minggu ini, kita semua diajak melihat bahwa UNDANGAN KESELAMATAN itu terbuka untuk semua orang. Makanya judul Firman Tuhan minggu ini adalah OPEN INVITATION, yang artinya undangan terbuka ga peduli siapapun semua diundang. Karena itu kita semua anak-anak Tuhan juga diajak untuk menyebarkan undangan keselamatan ini kepada teman-teman kita siapapun yang kita kenal. Ceritakan pada mereka tentang Tuhan Yesus yang baik dan betapa serunya ikut JOY.
Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Kemudian raja itu masuk untuk melihat-lihat para tamu. Ia melihat ada seorang di pesta itu yang tidak memakai pakaian pesta. Lalu ia bertanya kepada orang itu, 'Kawan, bagaimanakah engkau bisa masuk ke sini tanpa memakai pakaian pesta?' Orang itu tidak dapat mengatakan apa-apa. Lalu raja itu berkata kepada pelayan-pelayannya, 'Ikat kaki dan tangan orang ini, dan buang dia ke luar ke tempat yang gelap. Di sana akan ada tangis dan derita.'"
Orang di cerita itu dihukum karena dia tidak taat pada aturan Raja untuk memakai baju pesta. Dia menyepelekan hadiah yang dikasih Raja. Kita harus punya hati yang taat dan rendah hati, mau menerima apa yang Tuhan berikan. Tuhan Yesus sudah menyiapkan "baju" yang paling bagus untuk kita: yaitu keselamatan dan pengampunan dosa. Kita ga bisa masuk surga dengan "baju" kebaikan kita sendiri (karena kita semua pernah berbuat salah). Kita harus mau menerima "baju" anugerah dari Tuhan Yesus.
Roma 10:9 (BIS)
Sebab kalau Saudara mengaku dengan mulutmu bahwa "Yesus itu Tuhan", dan Saudara percaya dalam hatimu bahwa Allah sudah menghidupkan Yesus dari kematian, maka Saudara akan selamat.
Lalu Yesus mengakhiri perumpamaan itu begini, "Banyak yang dipanggil, tetapi sedikit saja yang terpilih."
Ayat ini adalah penutup dari cerita perumpamaan tentang pesta kawin Raja yang sudah kita bahas sebelumnya. Raja mengundang banyak orang ke pestanya. Hamba-hamba-Nya pergi ke mana-mana dan mengundang siapa saja yang mereka temui di jalan raya. Jadi, semua orang mendapat kesempatan untuk diundang atau "dipanggil". Tapi, coba ingat lagi ceritanya. Ada yang menolak datang karena sibuk. Ada yang datang, tapi nggak mau pakai baju pesta yang sudah disiapkan Raja . Akhirnya, hanya orang-orang yang benar-benar mau datang dan taat pada aturan Raja (memakai baju pesta) yang boleh tinggal dan menikmati pestanya. Mereka inilah yang "dipilih" untuk menikmati sukacita pesta itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar