Monday, 6th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Bacaan : Matius 27:32-61 (BIS)
“Bukan aku yang salah!” pernah ga adik-adik bilang seperti ini ke orang tua kalian. Kalian berusaha jelasin kalo masalah A atau B itu memang bukan kesalahan kita tapi kalian yang disalahkan. Cerita Tuhan Yesus disalib itu sama lo dengan contoh di atas. Bisa dibayangkan saat Tuhan Yesus berjalan menuju salib, pastinya perjalanan itu berat. Tuhan Yesus dipukul, dihina, dan harus memikul kayu salib. Padahal Tuhan Yesus tidak melakukan kesalahan apa pun, tetapi Tuhan Yesus tetap memilih untuk taat kepada Bapa. Tuhan Yesus tidak berhenti di tengah jalan dan bilang “Ini sulit.” Tuhan Yesus tetap berjalan sampai akhir karena taat kepada Bapa dan Tuhan Yesus mengasihi kita.
Contoh dalam hidup adik-adik , kadang mama menyuruh kita membereskan mainan, belajar dulu sebelum main, membantu di rumah. Pasti kadang rasanya malas, tetapi ketika kita tetap taat, kita sedang memuliakan Tuhan. Apa satu hal yang bisa kamu lakukan minggu ini untuk taat kepada orang tuamu? Atau apakah kamu tetap taat kepada Tuhan ketika sesuatu terasa sulit?
Tuesday, 7th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Bacaan : Matius 27:32-61 (BIS)
Tuhan Yesus disalibkan oleh para tentara. Salib itu adalah hukuman yang sangat menyakitkan. Tetapi Yesus memilih untuk menerima semua penderitaan itu. Mengapa Yesus melakukan itu? Karena kasih-Nya kepada kita sangat besar. Tuhan Yesus mau menyelamatkan kita semua dari dosa. Tuhan Yesus rela menderita supaya kita bisa diampuni dan memiliki hidup baru bersama Tuhan. Jadi pertanyaan buat adik-adik semua, bagaimana kalian bisa menunjukkan kasih kepada orang lain seperti Tuhan Yesus? Misalnya, kita bisa berbagi snack dengan teman, menolong teman yang jatuh, atau meminjamkan pensil ke teman. Saat kita melakukan itu, kita sedang menunjukkan kasih seperti Yesus. Siapa teman yang bisa kamu tolong hari ini?
Wednesday, 8th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Bacaan : Matius 27:32-61 (BIS)
Saat Tuhan Yesus di salib, banyak orang mengejek dan menghina-Nya. Mereka tidak mengerti siapa Tuhan Yesus sebenarnya. Tuhan Yesus itu punya kuasa dan Tuhan Yesus bisa saja membalas mereka. Tetapi Yesus tidak melakukannya, sebaliknya Tuhan Yesus tetap mengasihi mereka. Ini mengajarkan kita bahwa kasih yang sejati tidak berhenti walaupun disakiti.
Sehingga kalo ada pertanyaan, apa yang harus kita lakukan ketika ada teman yang menyakiti kita? Contoh dalam hidup adik-adik, kalo ada teman yang mengejek kita, ada yang tidak mau bermain dengan kita, ada yang berkata kasar. Kita bisa memilih untuk tidak membalas, tetap bersikap baik, dan mengampuni. Itulah cara kita hidup seperti Yesus. Jadi apa yang bisa kalian lakukan jika ada teman yang berkata tidak baik kepadamu? Kita bisa belajar seperti Tuhan Yesus.
Thursday, 9th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Bacaan : Matius 27:32-61 (BIS)
Akhirnya ketika Tuhan Yesus mati di kayu salib. Para murid sangat sedih, tetapi sebenarnya ini adalah rencananya Tuhan Yesus supaya dosa kita diampuni dan kita bisa kembali dekat dengan Tuhan.
Sehingga ini bisa contoh dalam hidup adik-adik, saat kita berbohong, bertengkar, atau tidak taat, kita menjadi berdosa. Tetapi Yesus sudah mati supaya kita bisa minta ampun dan berubah. Apakah adik-adik pernah melakukan kesalahan dan ingin meminta ampun kepada Tuhan? Yuk, kita mau jadi anak-anak Tuhan Yesus yang selalu punya hubungan setiap hari dalam doa dan membaca Alkitab sehingga kita tahu mana yang benar dan mana yang salah di hadapan Tuhan.
Friday, 10th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Bacaan : Matius 27:32-61 (BIS)
Pada hari ketiga, sesuatu yang luar biasa terjadi. Tuhan Yesus tidak tinggal di dalam kubur.Tuhan Yesus bangkit dari kematian, artinya Tuhan Yesus berkuasa atas dosa dan kematian. Sehingga tidak ada yang bisa mengalahkan-Nya karena Tuhan Yesus hidup maka kita memiliki pengharapan dan kehidupan yang baru. Karena Tuhan Yesus hidup, kita tidak perlu takut dan kita selalu punya harapan karena kita tahu Tuhan Yesus selalu bersama kita. Jadi saat kita takut di sekolah, saat sedih, saat punya masalah kita bisa berdoa karena Tuahn Yesus hidup dan mendengar kita. Tuhan Yesus dekat dengan adik-adik semua.
Saturday, 11th April 2026
STAY FAITHFUL, FOR THE LORD IS FAITHFUL
AYAT HAFALAN :
Yohanes 17:1 (BIS)
Sesudah berkata demikian, Yesus menengadah ke langit dan berkata, “Bapa, sekarang sudah sampai waktunya. Agungkanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu pun mengagungkan Bapa.”
Ayat Penuntun : Matius 27:32-61 (BIS)
Tuhan Yesus berkata bahwa Ia mengasihi kita dengan kasih yang kekal. Artinya kasih Tuhan itu tidak berhenti, tidak berubah dan selalu ada. Kadang orang bisa berubah, teman bisa meninggalkan kita, tetapi Tuhan Yesus tidak pernah berubah. Tuhan Yesus sudah membuktikan kasih-Nya melalui salib dan kebangkitan-Nya, walaupun kadang kita membuat kesalahan Tuhan Yesus tetap mengasihi kita. Karena Tuhan sudah begitu baik kepada kita, kita juga bisa belajar hidup yang benar kepada Tuhan.
Contohnya, kita bisa hidup benar kepada Tuhan dengan cara berdoa setiap hari, membaca Alkitab, bersikap jujur, membantu orang lain, taat kepada orang tua. Hal-hal kecil ini membuat hidup kita memuliakan Tuhan. Apa satu hal yang bisa kalian lakukan minggu ini untuk menyenangkan hati Tuhan?