Tujuan : Anak-anak mengerti dan belajar bahwa keselamatan itu tidak bisa titip tapi setiap mereka bertanggung jawab terhadap keselamatan mereka sendiri.
Super kebenaran : EVERYONE IS RESPONSIBLE FOR THEIR OWN SPIRITUAL READYNESS
Ayat Hafalan : 1 Petrus 1:13 (BIS)
Sebab itu, hendaklah kalian siap siaga. Waspadalah dan berharaplah sepenuhnya pada berkat yang akan diberikan kepadamu pada waktu Yesus Kristus datang nanti.
1 Peter 1:13 (NLT)
So prepare your minds for action and exercise self-control. Put all your hope in the gracious salvation that will come to you when Jesus Christ is revealed to the world.
Ayat Penuntun : Matius 25:1-13 (Matthew 25:1-13)
Games
Lomba tebak lagu. Bebas mau lagu apa saja tidak harus lagu gereja.
Pembuka
Siapa di sini kalau yang siap-siap atau persiapan sebelum pergi itu lama? Ke mana aja ya bisa ke school, lesson place, church, shopping mall, playing area atau masih banyak yang lain. Persiapan itu apa? Secara sederhana aja bisa dikatakan melakukan kegiatan-kegiatan yang perlu dilakukan sebelum melakukan sesuatu. Loh kog jadi tambah susah. Contohnya, go to school persiapan apa yang dilakukan? Setelah bangun tidur, brush teeth, shower, breakfast, pakai uniform, cek lagi ulang barang-barang yang diperlukan di sekolah hari itu setelah itu baru berangkat ke sekolah itu kalau ke sekolah. Lama atau cepat persiapan setiap kita pasti ga sama ada yang cepat mandi cuman 5 menit tapi ada yang lama banget mandinya aja udah 30 menit. Persiapan juga yang menentukan kita akan ontime tiba di tempat tujuan atau tidak. Selain itu persiapan itu juga yang menentukan apakah kita sudah membawa semua barang yang kita butuhkan. Contoh lagi kalau kita liburan ke Bali, pasti juga butuh persiapan, persiapan apa seperti bawa baju-baju yang cocok untuk ke Bali kalau kita asal-asalan tidak persiapan dengan benar kita bukannya membawa sandal pantai tapi mungkin justru kita bawa nya sepatu olahraga atau mungkin sepatu boots. Bukannya bawa baju renang atau baju pantai justru yang dibawa baju pesta. Kalau kita ke tempat winter tentu persiapannya beda lagi harus bawa baju tebal, long john, syal, topi, penutup telinga dan hal-hal lain yang menjaga supaya tubuh kita tetap hangat waktu kita mau jalan-jalan di luar rumah.
Nah, sepenting itu memang sebuah persiapan, karena tanpa persiapan pasti semua akan kacau. Yang lebih serius lagi sebuah angkutan umum contoh pesawat terbang, untuk terbang ke sebuah tujuan dibutuhkan banyak sekali dan ribet sekali persiapannya karena pesawat terbang berurusan dengan banyak hal dan tanpa persiapan yang matang akan sangat berbahaya. Dalam cerita Alkitab kita hari ini, kita semua juga diajak untuk melakukan persiapan. Persiapan apa ini? Persiapan menghadapi kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kalinya. Wah… serem yang sepertinya tapi jangan kuatir ya kita akan ceritakan dengan santai simple tapi tetap sesuai dengan The Bible. Supaya kita ga bingung atau ga nyambung yuk kita matikan dulu semua HP kita kecuali yang nonton pake HP yang, supaya kita bisa mendengarkan cerita yang sangat penting ini dengan baik.
Cerita : Gadis bijaksana dan gadis bodoh
"Apabila Anak Manusia datang sebagai Tuhan, keadaannya seperti dalam perumpamaan ini: Sepuluh gadis pengiring pengantin masing-masing mengambil pelita, lalu pergi menyambut pengantin laki-laki. Lima orang dari mereka bodoh, dan lima yang lainnya bijaksana. Kelima gadis yang bodoh membawa pelita, tetapi tidak membawa minyak persediaan. Kelima gadis yang bijaksana membawa pelita bersama-sama dengan minyak persediaan. Pengantin laki-laki itu datang terlambat, jadi gadis-gadis itu mulai mengantuk lalu tertidur.
Tengah malam, barulah terdengar suara teriakan, 'Pengantin laki-laki datang! Mari sambut dia!'Sepuluh gadis itu bangun, dan memasang pelita mereka. Gadis-gadis yang bodoh itu berkata kepada yang bijaksana, 'Berikanlah minyakmu sedikit kepada kami, sebab pelita kami sudah mau padam.' 'Tidak bisa!' jawab anak-anak gadis yang bijaksana itu, 'sebab nanti kita semua tidak punya cukup minyak. Pergilah beli di toko.'
Maka gadis-gadis yang bodoh itu pergi membeli minyak. Sementara mereka pergi, tibalah pengantin laki-laki. Kelima gadis yang sudah siap itu masuk bersama-sama dengan pengantin laki-laki ke tempat pesta, dan pintu pun ditutup! Kemudian gadis-gadis yang lainnya itu tiba. Mereka berseru, 'Tuan, Tuan, bukakan pintu untuk kami.' Tetapi pengantin laki-laki itu menjawab, 'Aku tidak mengenal kalian!'"
Lalu Yesus mengakhiri perumpamaan-Nya itu begini, "Oleh sebab itu berjaga-jagalah, sebab kalian tidak tahu harinya ataupun jamnya."
Penutup
Kapan Tuhan Yesus datang untuk yang kedua kalinya? Ga ada yang tau. Di akhir cerita perumpamaan itu Tuhan Yesus berkata kayak gini "Oleh sebab itu berjaga-jagalah, sebab kalian tidak tahu harinya ataupun jamnya."
Bahkan Tuhan Yesus sendiri juga ga tau kapan waktunya, yang tau hanya Bapa di Surga. Nah, kita di dunia ini diajak untuk bersiap-siap. Siap-siap kayak apa ini? Balik ke awal kalau ke Bali kita butuh persiapan baju pantai, celana pendek. Nah, kalau kita ke tempat winter atau dingin persiapan apa yang kita butuhkan?
Nah, kalau kita mau sama-sama dengan Tuhan Yesus nanti ke Surga persiapan apa nih yang kita butuhkan?
à Menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat kita.
Kita ajak anak-anak untuk berdoa sama-sama menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi mereka satu-satunya.
Karena ini.. untuk berdoa keselamatan kita ga bisa titip kepada parents kita, grandma grandpa, atau saudara atau teman kita. Doa keselamatan itu adalah doa yang harus kita lakukan sendiri beda dengan doa waktu sakit atau doa waktu mau ujian, doa keselamatan itu harus kita sendiri yang berdoa dan menerimanya dengan sungguh-sungguh dalam hati kita.
EVERYONE IS RESPONSIBLE FOR THEIR OWN SPIRITUAL READYNESS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar