Tujuan : Anak-anak mengerti untuk merespon dengan benar akan kebenaran Firman Tuhan.
Super kebenaran : I WANT TO TRUST JESUS
Ayat Hafalan : Mazmur 28:7 (BIS)
Tuhan pelindung dan pembelaku, aku percaya kepada-Nya. Ia menolong dan menggirangkan hatiku, aku memuji Dia dengan lagu syukur.
Psalm 28:7 (NLT)
The Lord is my strength and shield. I trust him with all my heart. He helps me, and my heart is filled with joy. I burst out in songs of thanksgiving.
Ayat Penuntun : Matius 2:1-18 (Matthew 2:1-18)
Games
Lomba memory.
Baby Jesus – Forward
King Herod – Backward
The Magi – Left
The Angels – Right
Lalu sebutkan kodenya dan anak-anak melakukannya sesuai dengan urutan kodenya.
Pembuka
Ilustrasi : Di sebuah sekolah, ada seorang anak yang selalu menjadi juara kelas, sebut saja namanya Billy. Semua anak di sekolah tersebut tahu tidak ada yang bisa menggeser kedudukan Billy sebagai juara 1 di kelasnya tiap tahun. Suatu ketika, di awal tahun ajaran baru, ada seorang anak pindahan dari luar kota yang masuk ke sekolah tersebut menjadi murid baru. Ternyata anak yang baru masuk ini di akhir tahun ajaran sekolah justru menjadi juara kelas. Menurut kalian, apakah Billy bisa happy atau senang mendengar kabar itu? Tentu saja, Billy sangat jengkel dan tidak senang ketika kedudukannya sebagai juara kelas tergeser oleh orang lain. Tetapi di sini yang amazing Billy mengerti untuk merespon kekalahannya dan justru karena hal itu BIlly belajar dengan semakin semangat dan lebih rajin lagi. Dan akhirnya, ia berhasil menjadi juara kelas kembali di akhir tahun ajaran berikutnya.
Hal yang mirip seperti ini juga pernah terjadi sekitar 2000 tahun yang lalu. Pada masa itu ada seorang Raja yang sangat berkuasa, lalu ketika ia sedang menikmati kekuasaannya, ia mendengar suatu kabar bahwa ada Raja baru yang akan lahir. Raja ini terkejut, ketakutan dan ia menjadi marah. Tahukah kalian siapa nama Raja ini? Mari kita dengarkan ceritanya.
Cerita : Raja Herodes
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umatKu Israel. "
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."
à cerita kita hari ini akan fokus dengan raja Herodes karena cerita tentang orang majus ini akan diulangi di minggu depan jadi minggu ini jangan terlalu menceritakan tentang orang majusnya tapi lebih fokus kepada raja Herodes dan Yusuf Maria yang melarikan diri ke Mesir.
Penutup
Dari cerita yang baru saja kalian dengarkan, diceritakan bahwa Herodes tidak siap menyambut kelahiran Tuhan Yesus. Hatinya dingin ketika mendengar kabar tersebut. Ia tidak bisa menerima ada Raja yang baru. Merasa tersaingi seperti Raja Herodes adalah hal yang wajar, tetapi apa respon kita itulah yang menentukan. Ketika Raja Herodes memberikan respon yang salah, ia kehilangan arti yang sesungguhnya dari kelahiran Tuhan Yesus. Di satu sisi, ketika Orang Majus mendengar berita kelahiran Yesus, mereka memberikan respon yang berbeda dari Raja Herodes, mereka ikut bersukacita merayakannya dan bahkan mereka memberikan persembahan yang terbaik untuk Yesus. Hidup mereka pun akhirnya dilindungi oleh Tuhan dari amarah Raja Herodes, dalam mimpi mereka diperingatkan Tuhan untuk pulang melalui jalan lain.
Pada Natal kali ini, kalian anak-anak mau menjadi seperti siapa? Raja Herodes atau Orang Majus? Maukah kalian menerima berita natal ini dengan sungguh-sungguh percaya bahwa Yesus lahir sebagai sang Juruslamat bagi hidup kita? Kita mau sama-sama untuk TRUST JESUS. I WANT TO TRUST JESUS.
Dalam kehidupan sehari-hari, kita pun sering mendengar berita Firman Tuhan, terkadang Firman yang disampaikan tidak selalu enak bagi hidup kita, sering kali terdengar keras bagi kita, bagaimana respon kita untuk hal itu? Hari ini kita belajar dari Raja Herodes untuk mengerti memberi respon yang benar. Ketika kita menentang perintah Tuhan dan tidak melakukannya, maka hidup kita akan menjadi kacau. Tetapi jika kita mau percaya, dan melakukan Firman Tuhan, kita akan menjadi seperti orang Majus yang hidupnya dilindungi oleh Tuhan senantiasa. Mana yang kalian mau pilih? Jalan yang terlihat enak tetapi menjerumuskan atau jalan yang terlihat susah tetapi melindungi hidup kita.
Dalam 2 Timotius 3:16 dikatakan bahwa FirmanNya memang bermanfaat untuk mengajar,untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Oleh karena itu, kita harus menjadi anak-anak yang mau menaati FirmanNya supaya hidup kita benar di mataNya.
I WANT TO TRUST JESUS.
· Anak-anak kecil belajar untuk percaya kepada Yesus sang Juru Selamat.
· Anak-anak besar mensharingkan pengalaman mereka ketika mendengar Firman Tuhan, bagaimana respon mereka akan perintah Tuhan selama ini.
· Anak-anak mau belajar untuk lebih memperhatikan Firman Tuhan baik di dalam gereja, JOY ataupun di sekolah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar