Jumat, 06 Maret 2026

Week – 11 COMPASSIONATE -- March 15th 2026

Tujuan                          : Anak-anak mengerti bahwa Tuhan adalah Tuhan yang penuh dengan belas kasihan dan mereka sebagai anak-anak Tuhan juga mau belajar untuk memiliki belas kasihan kepada orang lain dengan tindakan mereka.

Super kebenaran       : COMPASSION IS LOVE IN ACTION!

Ayat Penuntun           : Lukas 10:25-37 (Luke 10:25-37)

Ayat Hafalan               : Mazmur 145:9 (BIS)

Ia murah hati kepada setiap orang, dan mengasihani semua ciptaan-Nya.

Psalm 145:9 (BIS)

The Lord is good to everyone. He showers compassion on all his creation.

 

Games

Tebak Suara

 

Pembuka

Siapa di sini yang pernah merasa kasihan terhadap orang lain? Terhadap siapapun mungkin family, friends atau bisa juga orang yang tidak kita kenal.

Contoh : family yang lagi sakit, atau mungkin teman yang lagi sedih karena kehilangan barang yang berharga, atau bisa juga pengemis di pinggir jalan.

Coba kalian ingat atau pikirkan kira-kira apa yang kalian rasakan sewaktu kalian melihat atau mendengar hal itu. Mungkin sebagain kita berpikir hmmm apa urusannya sama aku? Emangnya kalau ada yang sakit atau kehilangan sesuatu apalagi pengemis di pinggir jalan emangnya kenapa? Tapi sebagian mungkin berpikir waduh kasihan banget ya.

Hari ini kita diajak sama-sama untuk peduli atau care terhadap orang lain bukan sekedar kasihan tapi BELAS KASIHAN atau COMPASSION. Bukan hanya “KASIHAN atau SAKNO” tapi peduli seperti Tuhan Yesus juga peduli dan care terhadap kita semua. Yuk, kita dengarkan dulu ceritanya sama-sama.

 

Cerita : Orang Samaria yang baik hati

Kemudian seorang guru agama tampil untuk menjebak Yesus. Ia bertanya, "Bapak Guru, saya harus melakukan apa supaya dapat menerima hidup sejati dan kekal?" Yesus menjawab, "Apa yang tertulis dalam Alkitab? Bagaimana pendapatmu tentang hal itu?" Orang itu menjawab, "'Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segala kekuatanmu, dan dengan seluruh akalmu,' dan 'Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.'" "Jawabanmu itu benar," kata Yesus. "Lakukanlah itu, maka engkau akan hidup." Tetapi guru agama itu mau membenarkan diri. Ia bertanya, "Siapa sesama saya itu?"

Yesus menjawab, "Ada seorang laki-laki turun dari Yerusalem ke Yerikho. Di tengah jalan ia diserang perampok, dirampas segala yang dimilikinya, dipukul setengah mati, lalu ditinggalkan tergeletak di jalan dengan luka parah. Kebetulan seorang imam berjalan juga di jalan itu. Ketika dilihatnya orang itu, ia menyingkir ke seberang jalan, lalu berjalan terus. Begitu juga dengan seorang Lewi yang berjalan di situ; ketika dilihatnya orang itu, ia mendekatinya untuk mengamatinya. Tetapi ia pun menyingkir ke seberang jalan, lalu berjalan terus.

Tetapi kemudian seorang Samaria yang sedang bepergian, lewat juga di situ. Ketika dilihatnya orang itu, sangat terharu hatinya karena kasihan. Maka didekatinya orang itu lalu membersihkan luka-lukanya dengan anggur dan mengobatinya dengan minyak, kemudian membalut luka-luka itu. Sesudah itu, ia menaikkan orang itu ke atas keledainya sendiri, lalu membawanya ke sebuah losmen dan merawatnya. Keesokan harinya ia mengambil dua keping uang perak dan memberikannya kepada pemilik losmen itu serta berkata, 'Rawatlah dia, dan kalau ada ongkos-ongkos lain, akan saya bayar nanti apabila saya kembali ke mari.'"

Kemudian Yesus mengakhiri cerita itu dengan pertanyaan ini, "Dari ketiga orang itu yang manakah, menurut pendapatmu, yang bertindak sebagai sesama dari orang yang dirampok itu?" Guru agama yang ditanyai itu menjawab, "Orang yang telah menolong orang itu." "Nah, pergilah dan perbuatlah seperti itu juga!" kata Yesus.

 

Penutup

Cerita orang Samaria yang baik hati ini tadi bisa juga dikatakan sebagai gambaran tentang Kristus atau Tuhan Yesus sendiri, yang memberikan hidup-Nya untuk kita semua dan bersedia mengasihi kita meskipun kita semua masih berdosa. Tuhan Yesus menunjukkan kasih-Nya kepada kita dan berkorban untuk kita. Seperti super kebenaran kita hari ini COMPASSION IS LOVE IN ACTION! Tuhan Yesus menunjukkan action belas kasihan kepada kita semua orang berdosa dengan berkorban mati di kayu salib.

 

Membantu siapa pun yang membutuhkan pertolongan adalah menjadi sesama seperti yang Tuhan inginkan. Kita bahkan tidak perlu mengenal orang itu. Kita harus membantu mereka hanya karena mereka membutuhkan pertolongan. Tuhan berbelas kasih kepada orang-orang yang membutuhkan, dan Dia ingin menolong mereka. Kita dapat menolong orang lain seperti yang dilakukan orang Samaria, dan ingatlah sama seperti Tuhan Yesus juga berbelas kasih kepada semua orang-orang yang berdosa tanpa terkecuali, kita pun seharusnya demikian berbelas kasihan kepada sekitar kita tanpa terkecuali. COMPASSION IS LOVE IN ACTION!

 

Tanyakan : Bagaimana Anda menunjukkan kasih kepada orang lain? Siapa yang paling Anda kasihi? Siapa yang lebih sulit untuk dikasihi dan diperhatikan?

Kembali ke pertanyaan di awal kira-kira apa yang kalian akan lakukan waktu melihat seseorang yang meminta bantuan atau membutuhkan pertolongan? Waktu kalian melihat pengemis di pinggir jalan, bagaimana perasaan kalian? Hari ini kita sama-sama diajak untuk menunjukkan kasih, bukan hanya mereka yang dekat dengan kita atau mereka yang akrab dengan kita. Tuhan ingin kita mengasihi dan peduli kepada semua orang, karena Dia mengasihi dan peduli kepada semua orang. Memang pastinya ga mudah apalagi di jaman seperti sekarang ini terkadang menolong orang yang ga kita kenal juga bisa membahayakan diri kita sendiri.

 

Banyak hal lain juga yang bisa kita lakukan, mungkin caranya ga sama seperti orang Samaria tadi contohnya : kita dapat melakukan pertolongan yang sederhana atau kecil-kecil seperti mengambilkan barang yang terjatuh, berbagi mainan yang kita miliki yang mungkin sudah tidak kita gunakan tapi tentunya masih bisa dipakai, dan membantu mereka yang membutuhkan bisa melalui sekolah, gereja dan masih banyak lagi. Kita juga dapat meminta Tuhan untuk membantu kita menunjukkan kasih kepada orang lain, dan meminta kesempatan untuk melakukan ACTION kasih karena kita mengasihi Tuhan dan ingin mengungkapkan penghargaan kita atas kasih Tuhan buat kita. Kita dapat menunjukkan kasih Tuhan Yesus ketika kita bersikap baik kepada orang-orang yang dekat dengan kita dan ketika kita peduli kepada orang lain, kita menunjukkan kasih Kristus. Terkadang mungkin ada orang yang membuat kita sulit untuk mengasihi. Mungkin ada teman atau orang yang tidak selalu baik, ada juga teman-teman atau orang-orang yang mungkin lebih sulit untuk dikasihi tapi hari ini kita mau belajar untuk menunjukkan kasih kita dengan ga pilih-pilih dan juga dengan ACTION bukan sekedar kata-kata, karena COMPASSION IS LOVE IN ACTION!

 

 

 

 

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar