Sabtu, 10 Januari 2026

Renungan Harian 12-17 Januari 2026

Monday, 12th January 2026

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-hakim 7:1-3 (BIS)

Suatu hari Gideon dengan semua anak buahnya bangun pagi-pagi sekali. Mereka pergi dan berkemah di dekat sumber air Harod. Perkemahan orang Midian berada di sebelah utara dari mereka, di lembah dekat Bukit More. TUHAN berkata kepada Gideon, "Anak buahmu terlalu banyak. Aku tak mau memberikan kemenangan kepada mereka atas orang Midian, sebab nanti mereka pikir mereka menang karena kekuatan sendiri, sehingga mereka tidak memuji Aku. Jadi, umumkanlah kepada anak buahmu, 'Siapa yang merasa takut, harus cepat-cepat meninggalkan Gunung Gilead ini dan kembali ke rumahnya.'" Maka ada 22.000 orang yang pulang; dan hanya 10.000 yang tinggal.

 

Adik-adik, pernah nggak sih kamu merasa, “Aku nggak bisa,” atau “Aku kecil”? Gideon juga merasa seperti itu. Dia bukan pahlawan super. Dia orang biasa yang sering takut. Tapi Tuhan memilih Gideon. Tuhan tidak mencari orang yang paling kuat, paling pintar, atau paling berani. Tuhan mencari orang yang mau percaya dan mau taat. Walaupun Gideon merasa kecil, Tuhan berkata bahwa Dia akan menyertai Gideon. Adik-adik, Tuhan juga menyertai kamu. Saat kamu merasa tidak hebat, ingatlah: Tuhan yang menolongmu itu sangat hebat. Karena Tuhan adalah God Almighty, Tuhan Maha Kuasa.

 

 

 

 

 

Tuesday, 13th January 2026

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-Hakim 7:4-6 (BIS)

Lalu TUHAN berkata lagi kepada Gideon, "Anak buahmu masih terlalu banyak. Bawalah mereka ke sungai. Di sana Aku akan menyaring mereka untuk engkau. Jika Aku berkata kepadamu, 'Orang ini harus pergi dengan engkau,' ia harus pergi. Tetapi jika Aku berkata, 'Orang ini tidak boleh pergi dengan engkau,' ia tidak boleh pergi." Maka Gideon membawa orang-orang itu ke sungai, lalu TUHAN berkata kepada Gideon, "Orang yang menjilat air seperti anjing, harus kaupisahkan dari orang yang berlutut untuk minum." Maka ada 300 orang yang menjilat air dari tangannya; semua yang lain berlutut untuk minum.

 

Gideon punya banyak prajurit. Kalau dihitung, jumlahnya seperti satu sekolah penuh. Tapi Tuhan bilang, “Kebanyakan.” Tuhan ingin semua orang tahu bahwa kemenangan bukan karena banyaknya orang, tapi karena Tuhan yang berperang. Kadang kita berpikir, “Aku sendirian,” atau “Temanku sedikit.” Tapi Tuhan berkata, “Aku cukup.” Bersama Tuhan, sedikit pun bisa jadi kuat. Adik-adik, jangan takut kalau kamu merasa sendirian. Tuhan Maha Kuasa selalu ada di pihakmu.

 

 

 

 

 

 

 

Wednesday, 14th January 2026

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-hakim 7:7-8 (BIS)

Kemudian TUHAN berkata kepada Gideon, "Dengan ketiga ratus orang yang menjilat air itu, Aku akan membebaskan kamu dan memberikan kemenangan kepadamu atas orang Midian. Suruhlah yang lainnya pulang." Karena itu Gideon menyuruh semua orang Israel yang lain pulang kecuali yang tiga ratus itu. Semua bekal dan trompet diambil dari orang-orang yang pulang itu. Orang Midian berada di lembah di bawah tempat orang Israel berkemah.

 

“Lho… Tinggal 300?” Jumlah prajurit Gideon dikurangi lagi. Dari banyak, jadi sedikit. Sampai akhirnya tinggal 300 orang saja. Kalau kamu jadi Gideon, mungkin kamu bilang, “Tuhan, ini serius?” Tapi Gideon tetap taat. Dia belajar satu hal penting: percaya Tuhan sepenuhnya, bukan setengah-setengah. Tuhan kadang mengurangi supaya kita belajar mengandalkan Dia saja. Adik-adik, saat kamu merasa tidak punya apa-apa, ingatlah: Tuhan itu cukup.

 

 

 

 

 

 

 

Thursday, 15th January 2026

 

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-Hakim 7:9-15 (BIS)

Malam itu Tuhan menyuruh Gideoan untuk pergi melihat ke perkemahan Orang Midian, Gideon pergi bersaa dengan Pura, ke perbatasan perkemahan musuh. Di sana Orang Midian, Amalek dan orang-orang lainnya dari padang pasir, tersebar di mana-mana di lembah itu. Kelihatannya seperti belalang yang berkerumun. Lalu waktu Gideon tiba di sana, ia mendengar seseorang sedang menceritakan mimpinya kepada kawannya. Lalu kawannya menjawab, bahwa Allah sudah pasti memberikan kemenangan kepada orang. Ketika Gideon mendengar tentang hal itu, ia sujud menyembah Allah dan semakin yakin bahwa orang Israel pasti menang.

 

Walaupun tinggal 300 orang, Gideon masih takut. Tapi Tuhan tidak marah. Tuhan malah menguatkan Gideon dan memberi tanda supaya Gideon berani. Takut itu boleh, tapi jangan berhenti percaya. Adik-adik, Tuhan tahu kalau kita takut: takut gelap, takut ujian, takut dimarahi. Tuhan tidak meninggalkan kita saat takut. Tuhan justru mendekat dan menguatkan.

 

 

 

 

 

 

Friday, 16th January 2026

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-hakim 7:16-18 (BIS)

Lalu Gideon membagi ketiga ratus anak buahnya menjadi tiga regu. Setiap orang diberi sebuah trompet dan sebuah kendi yang berisi obor. Kata Gideon kepada mereka, "Kalau saya tiba di perbatasan perkemahan orang Midian, perhatikan saya baik-baik, dan lakukanlah apa yang saya lakukan. Apabila saya dan regu saya meniup trompet, kalian juga harus meniup trompetmu. Lalu kalian harus berteriak di sekeliling perkemahan itu, 'Untuk TUHAN dan untuk Gideon!'"

 

Tuhan memberi perintah yang kelihatannya aneh. Bukan pedang atau tombak, tapi kendi, obor, dan terompet. Kalau dilihat orang lain, mungkin dibilang aneh. Tapi Gideon taat. Dia percaya bahwa cara Tuhan selalu yang terbaik, walaupun tidak selalu kita mengerti. Cara Tuhan mungkin kadang terlihat atau terdengar aneh, tapi kita semua harus yakin cara Tuhan pasti benar. Adik-adik, taat kepada Tuhan itu lebih penting daripada kelihatan hebat di depan orang.

 

 

 

 

 

Saturday, 17th January 2026

IS THERE ANYTHING TOO HARD FOR GOD? NOTHING!!

AYAT HAFALAN :

Yesaya 14:27 (TB)

TUHAN semesta alam telah merancang, siapakah yang dapat menggagalkannya? Tangan-Nya telah teracung, siapakah yang dapat membuatnya ditarik kembali?

 

Ayat Bacaan : Hakim-hakim 7:19-25 (BIS)

Pada saat berperang Gideon dan regunya hanya meniup trompet dan memecahkan kendi-kendi mereka.Kedua regu yang lainnya berbuat begitu juga. Lalu mereka semuanya mengangkat obor-obor mereka dengan tangan kiri, dan meniup trompet yang ada di tangan kanan mereka. Mereka berteriak, "Pedang untuk TUHAN dan untuk Gideon!" Seketika itu juga TUHAN membuat angkatan perang musuh saling menyerang satu sama lain dengan pedang. Mereka semua lari ke segala penjuru tempat di sekitar itu dan kemudian orang Israel dari suku-suku lain datang dan membantu untuk mengejar tentara Midian dan menangkap semua musuh mereka.

 

Saat Gideon dan 300 prajurit taat, Tuhan membuat musuh menjadi bingung dan takut. Mereka lari dan kalah. Israel menang tanpa perang besar. Ini membuktikan bahwa God Almighty sendiri yang berperang. Tuhan yang melakukan hal besar, bukan manusia. Adik-adik, saat kamu menghadapi masalah besar, ingatlah: Tuhanmu lebih besar dari masalahmu. Tidak ada yang terlalu susah buat Tuhan. Masalah besar? Tuhan lebih besar. Takut? Tuhan lebih kuat dan perlu kita ingat bahwa kita tidak berperang sendiri tapi Tuhan yang bertempur atau berperang ganti kita.

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar