Monday, 22nd December 2025
GOD ALWAYS KEEPS HIS PROMISES
AYAT HAFALAN :
Bilangan 23:19 (BIS)
Allah tidak seperti manusia yang gampang menyesal dan suka berdusta. Bila Allah berjanji, pasti Ia tepati! Bila Ia berbicara, tentu akan terlaksana!
Ayat Bacaan : Lukas 1:5-45;57-66 (BIS)
Zakharia dan Elisabet adalah pasangan yang sangat setia kepada Tuhan, tetapi mereka belum memiliki anak hingga masa tua. Suatu hari, Malaikat Gabriel datang membawa kabar luar biasa : mereka akan memiliki anak laki-laki yang harus dinamai Yohanes! Dia akan menjadi orang hebat yang menyiapkan jalan bagi Tuhan Yesus.
Tuhan mendengar setiap doa kita. Meskipun terkadang terasa lama, Tuhan selalu menjawab pada waktu yang paling tepat dan dengan cara yang ajaib.
Tuesday, 23rd December 2025
GOD ALWAYS KEEPS HIS PROMISES
AYAT HAFALAN :
Bilangan 23:19 (BIS)
Allah tidak seperti manusia yang gampang menyesal dan suka berdusta. Bila Allah berjanji, pasti Ia tepati! Bila Ia berbicara, tentu akan terlaksana!
Ayat Bacaan : Lukas 1:5-45;57-66 (BIS)
Zakharia sempat ragu karena dia sudah tua, sehingga dia menjadi bisu sampai bayi itu lahir. Namun, saat bayi itu lahir, keluarga besar ingin memberinya nama sesuai nama ayahnya. Tapi Elisabet dan Zakharia tetap taat pada pesan Tuhan dan menuliskan: "Namanya adalah Yohanes". Seketika itu juga, Zakharia bisa berbicara lagi!
Ketaatan membawa berkat. Saat kita percaya dan melakukan apa yang Tuhan perintahkan, Tuhan akan menunjukkan kuasa-Nya yang luar biasa dalam hidup kita.
Wednesday, 24th December 2025
GOD ALWAYS KEEPS HIS PROMISES
AYAT HAFALAN :
Bilangan 23:19 (BIS)
Allah tidak seperti manusia yang gampang menyesal dan suka berdusta. Bila Allah berjanji, pasti Ia tepati! Bila Ia berbicara, tentu akan terlaksana!
Ayat Bacaan : Lukas 1:5-45;57-66 (BIS)
Setelah bisa bicara, Zakharia bernyanyi memuji Tuhan. Dia tahu bahwa anaknya, Yohanes, akan tumbuh menjadi nabi yang memberitahu orang-orang tentang keselamatan. Yohanes tumbuh besar di padang gurun dan menjadi orang yang kuat rohnya karena dia punya tugas khusus: mengajak orang berbuat baik dan menyambut Tuhan Yesus.
Seperti Yohanes Pembaptis, setiap anak Tuhan punya tugas khusus. Kita dipanggil untuk menjadi pembawa kabar baik bagi teman-teman di sekolah atau tetangga di rumah dengan menunjukkan kasih Yesus.
Thursday, 25th December 2025
JESUS IS OUR SAVIOR
AYAT HAFALAN :
Lukas 2:10-11 (BIS)
Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian--kabar yang sangat menggembirakan semua orang. Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.
Ayat Bacaan : Lukas 2:1-20 (BIS)
Siapa disini yang sedang menunggu hadiah natal di tahun ini? Mungkin kita sudah tulis dalam list harapan kita di kertas, mainan baru, boneka, jam tangan atau yang lain. Adik-adik mungkin berharap dapat hadiah seperti yang kalian mau atau pengen hadiah yang lebih besar dari tahun kemarin. Ternyata yang harus adik-adik tahu ada hadiah yang lebih special dari hanya sekedar barang yang kita mau, permen, mainan, tapi kasih dari parents kita kepada adik-adik semua. Kasih itu lebih besar dari semua hadiah yang bisa kita dapatkan. Di Natal tahun ini, adik-adik diajak untuk ingat hadiah terbesar adalah kasih yang bisa kita dapatkan dari Tuhan Yesus, keluarga, dan teman-teman kita.
Kita harus tahu lebih dari sekedar menunggu hadiah, adik-adik harus ingat Tuhan Yesus datang ke dunia buat kita semua untuk berikan kasih, unfailing love and unlimited love buat kita semua dan Joy di hati kita. Dan kasih dan sukacita ini harus kita share kepada teman-teman, keluarga dan orang di sekitar kita.
Friday, 26th December 2025
JESUS IS OUR SAVIOR
AYAT HAFALAN :
Lukas 2:10-11 (BIS)
Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian--kabar yang sangat menggembirakan semua orang. Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.
Ayat Bacaan : Lukas 2:1-20 (BIS)
Di tengah sukacita Natal, ada pertanyaan buat kita semua. Apakah adik-adik sudah jadi terang bagi orang di sekitar? Terang Kristus itu tidak boleh berhenti di hidup kita, kita bisa bagikan kepada siapa saja, mulai dari keluarga, teman, pembantu yang ada di rumah, satpam di sekolah. Mulai dengan bilang terimakasih dan doakan mereka, keluarga mereka. Karena lewat Natal, adik-adik diajarkan untuk memberi. Memberi tidak selalu berupa barang, tapi bisa dengan kirim pesan atau whatsapp ke temen kita, bilang "Selamat Natal, Tuhan berkati." Dari hal simple ini, mungkin orang yang terima pesan akan merasakan kasih Tuhan ada lewat kata-kata yang kita kirimkan. Mungkin teman atau siapapun yang terima kata-kata kita bisa mejadi lebih semangat, terima sukacita, terima harapan dan mereka merasa ada orang yang mau peduli sama mereka. Kita tidak pernah tahu bahwa hanya dengan kata-kata simple aja, kita bisa jadi berkat buat orang lain. Yuk kita belajar sama-sama untuk bisa melakukan hal ini bersama-sama.
Kita belajar lewat Natal tahun ini, bahwa joy dan happiness tidak selalu tentang barang atau hal yang spektakuler tapi hanya dengan berbagi kasih kepada orang disekitar kita. Apakah adik-adik sudah siap untuk membagikan kasih itu kepada orang lain, baik kepada yang terdekat di keluarga kita, teman-teman kita, maupun mereka yang membutuhkan kasih kita?
Saturday, 27th December 2025
JESUS IS OUR SAVIOR
AYAT HAFALAN :
Lukas 2:10-11 (BIS)
Tetapi malaikat itu berkata, "Jangan takut! Sebab saya datang membawa kabar baik untuk kalian--kabar yang sangat menggembirakan semua orang. Hari ini di kota Daud telah lahir Raja Penyelamatmu yaitu Kristus, Tuhan.
Ayat Bacaan : Lukas 2:1-20 (BIS)
Dalam Lukas 2:15, bisa dibaca tentang seruan para gembala, "Marilah sekarang kita pergi ke Betlehem dan melihat apa yang terjadi, yang telah diberitakan Tuhan kepada kita." Momen itu banyak banget orang yang menunggu untuk bisa datang ke Betlehem, kenapa? Karena disana tempat orang-orang bisa melihat harapan atau hope. Kita semua pasti punya harapan dalam diri kita masing-masing. Berharap naik kelas, berharap dapat nilai lebih baik, berharap tidak ada remidi, berharap bisa jadi orang yang sukses di masa depan. Semuanya itu seperti kita sedang berjalan ke Betlehem untuk ketemu sama Tuhan Yesus, karena hanya di dalam Tuhan Yesus saja semua yang kita harapkan (sesuatu yang baik pastinya) bisa terjadi. Jangan ragu-ragu untuk bisa datang kepada Tuhan Yesus, punya pengalaman pribadi sama Tuhan, berjalan bersama Tuhan, Tuhan pasti mau berjumpa sama adik-adik karena Dia sayang kita semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar