Rabu, 05 November 2025

Week – 7 HONOUR GOD -- November 16th 2025

 Tujuan                          : Anak-anak belajar untuk tidak tinggi hati, sombong dengan segala kelebihannya karena semuanya itu berasal dari Tuhan.

Super kebenaran       : ONLY GOD IS EXALTED

Ayat Hafalan               : Lukas 18:14b (BIS)

Sebab setiap orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan; dan setiap orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan.

Luke 18:14b (NLT)

For those who exalt themselves will be humbled, and those who humble themselves will be exalted.

Ayat Penuntun           : Lukas 18:9-14 (Luke 18:9-14)

 

Games

Menata gelas plastik tapi ada balon yang diterbangkan dan tidak boleh jatuh.

 

Pembuka

Siapa di sini hidupnya sangat baik? Maksudnya gimana itu ya? Artinya itu kita ga pernah melakukan kesalahan atau dosa? Misalnya ga pernah marah-marah, ga pernah nakal, selalu berbuat baik, datang ke gereja setiap hari mungkin, berdoa setiap hari, membaca Alkitab dengan rajin, berbagi dengan orang lain dan masih banyak lagi. Mungkin kita pernah melakukan semua itu tapi ternyata semua kita pasti pernah melakukan kesalahan bahkan mungkin kebaikan kita bisa lebih sedikit dari kesalahan kita.

Intinya kita semua pasti pernah berbuat salah dan melakukan dosa ya dan ketika kita melakukan yang penting adalah kita harus segera sadar dan minta ampun sama Tuhan Yesus. Dalam cerita kita hari ini adalah cerita tentang orang yang sangat sombong yang merasa tidak pernah melakukan kesalahan dalam hidupnya, kok bisa ya? Ok mari kita dengarkan sama-sama ya.

 

Cerita : Orang Farisi dan Pemungut cukai berdoa

Yesus menceritakan juga perumpamaan ini yang ditujukan-Nya kepada orang yang memandang rendah orang lain, tetapi yakin bahwa dirinya sendiri baik. Kata Yesus, "Adalah dua orang yang pergi ke Rumah Tuhan untuk berdoa. Yang satu orang Farisi, yang lainnya seorang penagih pajak. Orang Farisi itu berdiri menyendiri dan berdoa, 'Ya Allah, saya mengucap terima kasih kepada-Mu, sebab saya tidak seperti orang lain, yang serakah, curang, atau berzinah. Saya bersyukur karena saya tidak seperti penagih pajak itu. Saya berpuasa dua kali seminggu, dan saya mempersembahkan kepada-Mu sepersepuluh dari semua pendapatan saya.'

Tetapi penagih pajak itu berdiri jauh-jauh dan malahan tidak berani menengadah ke langit. Sambil mengusap dada ia berkata, 'Ya Allah, kasihanilah saya, orang berdosa ini!'""Percayalah," kata Yesus, "pada waktu pulang ke rumah, penagih pajak itulah yang diterima Allah dan bukan orang Farisi itu. Sebab setiap orang yang meninggikan dirinya akan direndahkan; dan setiap orang yang merendahkan dirinya akan ditinggikan."

 

Penutup

Wah, SOMBONG banget ya orang Farisi itu tadi. Dia merasa dia yang paling baik dan ga ada salahnya. Dia membandingkan dirinya dengan pemungutu cukai parahnya lagi adalah hal itu dilakukan pada waktu mereka sedang sama-sama apa?? BERDOA. Ya parah banget. Mungkin kalau lagi gossip sama temen atau sama saudara masih terlihat agak wajar walaupun itu sudah salah banget. Tapi bayangkan waktu BERDOA, BERDOA itu artinya kita ngobrol atau berbicara dengan siapa? Ya TUHAN. Kira-kira kalau kita nyombong di depan friends or family mereka bakalan happy ga? Pastinya aja mereka akan jengkel nah, apalagi kalau di depan Tuhan? Tuhan sangat tidak menyukai orang yang sombong, orang yang merasa paling baik, paling hebat, paling ga pernah salah, paling sempurna.

Di dalam Yakobus 4:6 (BIS) Allah menentang orang yang sombong, tetapi sebaliknya Ia mengasihi orang yang rendah hati.

Dengan jelas ya Tuhan ga suka orang yang SOMBONG. Why? Karena apa orang yang jadi orang SOMBONG adalah orang yang lupa, di dunia ini ga ada orang yang sempurna, semua pasti pernah salah, di dunia ini sehebat-hebatnya kita pasti akan ada yang lebih hebat lagi dari kita, sekaya-kayanya kita pasti ada yang lebih kaya, seganteng-ganteng atau cantik-cantiknya kita pasti ada yang lebih ganteng dan cantik lagi. Dan yang paling utama adalah ONLY GOD IS EXALTED, hanya Tuhan satu-satunya yang harus kita puji karena Tuhan maha segalanya tapi Tuhan Yesus juga kasih kita contoh ketika Tuhan itu maha segalanya tapi Tuhan Yesus ketika di dunia ini Tuhan juga tidak menjadi sosok yang sombong, tapi justru menjadi sosok yang sangat rendah hati.

 

Cerita hari ini sengat pendek kalau mau bisa ditambahkan cerita rakyat KISAH KURA-KURA DAN KELINCI. 

 

Cerita hari ini Tuhan Yesus mengajarkan bahwa kita anak anaknya mau datang kepada Tuhan dengan hati yang tulus yang sungguh-sungguh apa adanya tanpa dibuat-buat seolah kita adalah orang sempurna. Tuhan selalu ingin kita dekat dengan Tuhan setiap waktu misalnya dengan berdoa, mendengar membaca Firman Tuhan, memuji menyembah Tuhan. 

Yuk, kita mau memberikan hidup kita untuk meninggikan nama Tuhan saja bukan meninggikan diri kita atau SOMBONG dan jangan suka merendahkan orang lain karena merasa kita yang paling benar sendiri, karena ONLY GOD IS EXALTED.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar