Tujuan : Anak-anak mengerti bahwa Tuhan Yesus melihat jauh ke dalam hati mereka dan peduli dengan ketulusan hati mereka lebih daripada penampilan luar saja.
Super kebenaran : JESUS CARES MORE ABOUT WHAT’S IN OUR HEART
Ayat Hafalan : 1 Samuel 16:7b (BIS)
Aku tidak menilai seperti manusia menilai. Manusia melihat rupa, tetapi Aku melihat hati."
1 Samuel 16:7b (NLT)
The Lord doesn’t see things the way you see them. People judge by outward appearance, but the Lord looks at the heart.”
Ayat Penuntun : Matius 12:9-14 (Mathew 12:9-14)
Games
Memindahkan kacang atau makanan dengan menggunakan sendok tapi menggunakan mulut atau kaki bukan dengan tangan.
Pembuka
Kalau ada ide bisa dibuatkan video atau dicarikan tentang orang yang melakukan kesalahan sengaja dan tidak sengaja.
Siapa yang pernah made a mistake atau berbuat salah? Pasti semua kita pernah ya tanpa terkecuali.. ga ada manusia di dunia ini yang tidak pernah melakukan salah atau berbuat salah, baik ga sengaja ataupun secara sengaja.
Coba sebutkan kesalahan apa yang pernah kalian lakukan? Ceritakan juga kesalahan yang pernah anda lakukan kesalahan ‘kecil’ ataupun kesalahan ‘besar’.
Tapi tau ga kalian kalau ada satu orang yang tidak pernah berbuat salah bahkan bukan tidak pernah tapi tidak bisa berbuat salah, siapakah orang itu? Yes betul banget Tuhan Yesus, adalah satu-satunya manusia yang tidak pernah tidak bisa berbuat salah, karena selain Dia adalah manusia tapi Dia juga adalah Tuhan. Tapi ternyata ada orang-orang yang sengaja mencari-cari kesalahan Tuhan Yesus, ayo kita dengarkan ceritanya hari ini.
Cerita : T.Yesus menyembuhkan orang yang tangannya lumpuh sebelah
Yesus meninggalkan tempat itu lalu pergi ke sebuah rumah ibadat. Di situ ada orang yang tangannya lumpuh sebelah. Beberapa orang yang mau mencari-cari kesalahan Yesus, bertanya kepada-Nya, "Apakah boleh menyembuhkan orang pada hari Sabat?"
Yesus menjawab, "Seandainya ada seorang dari antara kalian punya seekor domba, dan pada hari Sabat domba itu jatuh ke dalam lubang yang dalam; apakah pemilik domba itu tidak akan berusaha mengeluarkan domba itu dari dalam lubang itu? Nah, manusia lebih berharga dari domba! Jadi, kalau begitu, boleh menolong orang pada hari Sabat."
Kemudian Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh sebelah itu, "Ulurkanlah tanganmu." Orang itu mengulurkan tangannya, dan tangan itu sembuh seperti tangannya yang sebelah. Tetapi orang-orang Farisi meninggalkan rumah ibadat itu, lalu bermufakat untuk membunuh Yesus.
Penutup
Kalian lihat sendiri kan bagaimana orang-orang Farisi berusaha mencari-cari kesalahan Tuhan Yesus, walaupun Tuhan Yesus tidak akan pernah berbuat salah. Memangnya salah ya menolong orang meskipun pada hari Sabat. Itu justru adalah kesalahan dari orang-orang Farisi mereka malas berbuat baik jadi akhirnya mereka mencari alasan untuk sengaja mengabaikan orang yang memerlukan bantuan dengan menggunakan alasan hari Sabat tidak boleh melakukan sesuatu. Sebenarnya hari Sabat dilarang untuk bekerja tujuannya adalah supaya mereka juga kita semua menggunakan waktu itu untuk berdoa dan mendekat kepada Tuhan, tapi bukannya tidak melakukan apa-apa sama sekali.
Dalam cerita hari ini kita diajak untuk menjadi orang yang peduli atau care sama orang lain. Bukan hanya kelihatan bagus atau baik dari penampilan luar atau yang kelihatan di luar saja. Orang-orang Farisi adalah orang-orang yang suka pamer kebaikan mereka, mereka suka berdoa di pinggir-pinggir jalan supaya kelihatan suci, mereka kalau datang ke Bait Suci (sekarang adalah gereja) mereka bawa persembahan yang banyak untuk diperlihatkan kepada orang-orang di sekitar mereka kalau mereka itu membawa persembahan yang banyak. Kalau mereka berpuasa mereka suka menunjukkan kepada semua orang bahwa mereka sedang berpuasa, ketika mereka berbuat baik dan melakukan hal keagamaan mereka suka menunjukkan kepada orang-orang di sekitarnya supaya mereka dipuji oleh manusia. Makanya di dalam Matius 6:1-4 (BIS) Tuhan Yesus mengatakan hal tentang itu
"Ingatlah, jangan kalian melakukan kewajiban agama di depan umum supaya dilihat orang. Kalau kalian berbuat begitu, kalian tidak akan diberi upah oleh Bapamu di surga. Jadi, kalau kalian memberi sedekah kepada orang miskin, janganlah menggembar-gemborkan hal itu seperti yang dilakukan oleh orang-orang munafik. Mereka suka melakukan itu di dalam rumah ibadat dan di jalan raya, supaya dipuji orang. Ingatlah, mereka sudah menerima upahnya.Tetapi kalian, kalau kalian memberi sedekah, berikanlah dengan diam-diam, sehingga tidak ada yang tahu. Biarlah perbuatanmu itu tidak diketahui oleh siapa pun, kecuali Bapamu di surga. Ia melihat perbuatanmu yang tersembunyi itu dan akan memberi upah kepadamu."
Karena itu hari ini kita diajak untuk melakukan kebaikan dan juga perbuatan apapun terhadap sesama kita dan juga Tuhan dengan benar karena, JESUS CARES MORE ABOUT WHAT’S IN OUR HEART.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar