Monday, 23rd March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan : Keluaran 17:8 (BIS)
Kemudian orang Amalek datang dan menyerang orang Israel di Rafidim.
Imagine kita lagi asyik jalan-jalan bawa ice cream, eh tiba-tiba ada orang ngga kenal dateng dan mau merebut ice creammu. Pasti nyebelin banget kan?? Nah itu yang dialami bangsa Israel. Mereka lagi perjalanan di desert, capek dan haus, eh tiba-tiba bangsa Amalek datang menyerang mereka. Bangsa Amalek ini seperti “bully” di sekolah yang suka cari gara-gara tanpa alasan.
Kadang ada hal yang ngga enak bisa datang tiba-tiba, seperti tugas sekolah yang susah atau temen yang nyebelin. Tapi tenang, kita ngga sendirian. Saat ada masalah “kejutan”, jangan takut duluan, tapi langsung aja bilang ke Tuhan “God please help me to get through this”.
Tuesday, 24th March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan : Keluaran 17:9 (BIS)
Kata Musa kepada Yosua, "Pilihlah beberapa orang untuk memerangi orang Amalek. Besok saya akan berdiri di puncak bukit memegang tongkat yang Allah suruh bawa."
Musa ngga bawa pedang atau perisai yang super canggih ke atas bukit. Dia bawa 1 tongkat kayu. Eh tapi jangan salah, itu Namanya “TONGKAT ALLAH”. Tongkat itu sudah pernah membelah laut dan mengeluarkan air dari batu. Musa membawa tongkat itu ke atas bukit supaya semua orang bisa melihatnya. Itu seperti signal wifi yang kuat, selama tongkat itu terlihat, itu seperti “koneksi” kekuatan dari Tuhan mengalir ke bawah.
Apa sih “tongkat” ini buat kita sekarang? Mungkin itu Alkitab atau ayat hafalan yang kita tau dan ingat. Waktu kita takut, angkat janji Tuhan dalam hati kita. Ingat-ingat lagi kebaikan Tuhan yang sudah Tuhan lakukan untuk kita. Kalo dulu Tuhan pernah bantu kita berani perform on stage, hari ini pun Tuhan pasti bantu kita lagi.
Wednesday, 25th March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan : Keluaran 17:9-10 (BIS)
Kata Musa kepada Yosua, "Pilihlah beberapa orang untuk memerangi orang Amalek. Besok saya akan berdiri di puncak bukit memegang tongkat yang Allah suruh bawa." Yosua melakukan apa yang diperintahkan Musa kepadanya. Ia pergi memerangi orang Amalek, sedang Musa, Harun dan Hur mendaki bukit sampai di puncaknya.
Musa menyuruh Joshua untuk pilih orang-orang dan pergi berperang. Yosua si pemberani, dia ngga bilang “Duh, aku takut!” tapi dia langsung immediately do it, gas pol! Tuhan kasi kita tugas yang berbeda-beda. Ada yang jadi leader atau pemimpin, ada yang jadi penolong.
Apapun yang jadi tugas kita hari ini, clean up our bedroom, toys yang kita pake atau bahkan membantu parents kita, yuk kita lakukan dengan passionate dan semangat seperti Yosua. Teamwork bareng Tuhan itu pasti membuat kita jauh lebih berani, jauh lebih kuat, melatih kita dan menjadikan kita winner in real world.
Thursday, 26th March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan : Keluaran 17:11 (BIS)
Selama Musa mengangkat tangannya, orang Israel menang. Tetapi kalau Musa menurunkan tangannya, orang Amaleklah yang menang.
Wow! Story diatas cool abis, ini kayak adegan remote control. Kalo tangan Musa naik, Israel push musuhnya sampai mundur. Kalo tangan Musa turun karena capek, eh musuhnya malah maju lagi. Kok bisa gitu, kenapa? Karena tangan yang terangkat di waktu itu adalah symbol doa dan rasa percaya total kepada Tuhan. Israel menang bukan karena pedang mereka paling tajam, tapi karena Connection mereka ke Surga tetep menyala.
Prayer itu bukan cuma our routine sebelum tidur, tapi juga “win button” buat kita. Kalo kita merasa kalah atau sedih, coba cek apakah tangan kita, hati kita masih fokus percaya Tuhan? Jangan menyerah buat berdoa ya. Walaupun jawabannya ngga langsung datang, tetaplah angkat tangan kita. Tuhan sedang bekerja di balik layar buat bantu kita semua menang!
Friday, 27th March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan: Keluaran 17:12-13 (BIS)
Ketika Musa menjadi lelah, Harun dan Hur mengambil sebuah batu supaya Musa bisa duduk; Harun dan Hur berdiri di kiri dan di kanan Musa untuk menopang tangannya supaya tetap terangkat sampai matahari terbenam. Akhirnya orang Amalek dikalahkan oleh Yosua.
Ini cerita lucu tapi mengharukan juga. Musa itu kan manusia biasa, bisa capek seperti kita. Bayangin kita harus angkat tangan seharian, pasti rasanya mau copot! haha.. Untungnya, Musa punya temen seperti Harun dan Hur. Mereka ngga cuma menonton dari jauh sambil bilang “semangat ya, Musa!” Mereka ngga gitu! Tetapi mereka cari batu besar buat Musa duduk, lalu mereka berdua berdiri di kiri dan kanan buat memegangi tangan Musa.
Kita semua butuh punya support system seperti Harun dan Hur dalam hidup kita. Kita ngga perlu jadi jagoan sendirian, kalo kita merasa capek atau sedih, cerita aja ke parents atau temenmu. Dan sebaliknya, jadilah temen atau keluarga seperti Harun dan Hur untuk keluarga atau temen-temen kita. Membantu orang lain itu kayak superhero lho, keren banget!!
Saturday, 28th March 2026
GOD IS MY DELIVERER
AYAT HAFALAN :
2 Samuel 22:2 (TB)
Ya, TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku,
Ayat bacaan : Keluaran 17:14-16 (BIS)
Kata TUHAN kepada Musa, "Tulislah tentang kemenangan ini supaya tetap diingat. Katakan kepada Yosua bahwa Aku akan membinasakan orang Amalek." Lalu Musa membangun sebuah mezbah dan menamakannya "TUHAN adalah Panjiku." Kata Musa, "Peganglah tinggi-tinggi panji TUHAN! TUHAN berperang melawan orang Amalek untuk selama-lamanya!"
Setelah musuh kalah dan semuanya aman, Musa ngga sombong. Dia ngga bikin patung dirinya sendiri. Dia malah membangun sebuah mezbah (seperti monument kecil) dan memberi tulisan “Tuhan adalah Panjiku” atau “Tuhan adalah Benderaku”.
Seperti tim pemenang yang mengibarkan bendera di garis finish, Musa shouted ke seluruh dunia “We Won because of God”. Setiap kali entah itu kita menang lomba, dapet nilai bagus, atau berhasil belajar naik sepeda atau berhasil berenang sendiri, jangan lupa kita bersyukur sama Tuhan. Karena semua orang pasti happy dengan orang yang rendah hati, punya hati yang humble. Pada saat kita ikut kompetisi, saat ujian kita harus dengan yakin percaya kalo kita adalah tim pemenang karena kapten kita adalah Tuhan sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar