Monday, 23 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:1-5 (BIS
Beberapa waktu kemudian Yesus pergi ke seberang Danau Galilea, yang disebut juga Danau Tiberias. Setibanya di sana, banyak orang mengikuti Dia sebab mereka sudah melihat keajaiban-keajaiban yang dibuat-Nya dengan menyembuhkan orang-orang sakit. Yesus naik ke atas bukit, lalu duduk di situ dengan pengikut-pengikut-Nya. Pada waktu itu sudah dekat Hari Raya Paskah Yahudi. Waktu Yesus melihat ke sekeliling-Nya, Ia melihat orang berduyun-duyun datang kepada-Nya. Maka Ia berkata kepada Filipus, "Di mana kita dapat membeli makanan, supaya semua orang ini bisa makan?"
Pernahkah kita merasa bekal makanan terlalu sedikit? Atau merasa tidak punya apa-apa untuk membantu teman? Tahukah kamu? Yesus tidak membutuhkan bekal yang banyak. Yesus hanya membutuhkan hati yang mau berbagi. Apa pun yang kamu miliki—waktu, kepintaran, uang jajan, atau bantuan kecil—jika diserahkan kepada Yesus, Ia bisa menggunakannya untuk hal-hal besar. Jangan takut berbagi, karena bersama Yesus, sedikit saja sudah cukup.
Tuesday, 24 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:6-10 (BIS)
(Yesus sudah tahu apa yang akan dilakukan-Nya, tetapi Ia berkata begitu sebab Ia mau menguji Filipus.) Filipus menjawab, "Roti seharga dua ratus uang perak tidak akan cukup untuk orang-orang ini, sekalipun setiap orang hanya mendapat sedikit saja." Seorang pengikut Yesus yang lain, yaitu Andreas, saudara Simon Petrus, berkata, "Di sini ada anak laki-laki dengan lima roti dan dua ikan. Tetapi apa artinya itu untuk orang sebanyak ini?" "Suruhlah orang-orang itu duduk," kata Yesus. Di tempat itu ada banyak rumput, jadi orang-orang itu duduk di rumput — semuanya ada kira-kira lima ribu orang laki-laki.
Pernahkah kamu merasa "bekal atau uang jajanku sedikit"? Atau merasa, "Ah, aku masih kecil, tidak bisa berbuat apa-apa"? Ada seorang anak kecil yang membawa bekal 5 roti dan 2 ikan. Saat itu, ada ribuan orang yang lapar. Murid Yesus, Filipus, sempat bingung karena makanan itu pasti tidak cukup. Namun, anak kecil itu tidak takut. Dia memberikan seluruh bekalnya kepada Yesus.
Ada 3 pesan yang bisa kita ambil :
1. Jangan Takut Memberi: Mungkin terlihat sedikit, tapi Yesus bisa memakainya untuk hal besar.
2. Yesus Memberkati: Saat kita memberikan yang terbaik, maka Yesus akan memberkati lebih lagi.
3. Kerelaan Hati: Anak kecil itu memberikan bekalnya dengan rela hati, bukan dengan terpaksa.
Wednesday, 25 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:11-15 (BIS)
Kemudian Yesus mengambil roti itu, lalu mengucap syukur kepada Allah. Sesudah itu Ia membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak. Kemudian Ia membagi-bagikan ikan itu, dan mereka makan sepuas-puasnya. Setelah semuanya makan sampai kenyang, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Kumpulkanlah kelebihan makanan itu; jangan sampai ada yang terbuang." Lalu mereka mengumpulkan dua belas bakul penuh kelebihan makanan dari lima roti yang dimakan oleh orang banyak itu. Ketika orang banyak melihat keajaiban yang dibuat oleh Yesus, mereka berkata, "Sungguh, inilah Nabi yang diharapkan datang ke dunia!" Yesus tahu mereka mau datang untuk memaksa Dia menjadi raja mereka. Sebab itu pergilah Ia menyingkir ke daerah berbukit.
Diceritakan saat orang banyak lapar, tidak ada yang bisa membeli makanan. Tapi, ada seorang anak kecil yang membawa bekal 5 roti dan 2 ikan. Ia tidak pelit! Ia memberikan bekalnya kepada Yesus. Tuhan Yesus lalu mengucap syukur dan membagikannya. Ajaib! Semua kenyang, bahkan ada sisa 12 bakul.
Tuhan Yesus sanggup memakai apa pun yang kita miliki, sekecil apa pun, untuk mendatangkan berkat besar jika kita memberi dengan hati tulus. Mungkin bekal, uang jajan, atau kemampuanmu terasa sedikit. Tapi ingat, kalau diberikan kepada Tuhan dengan senang hati, Tuhan bisa membuat pemberianmu yang sedikit itu menjadi berkat besar bagi teman, keluarga, atau orang lain.
Thursday, 26 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:22-26 (BIS)
Keesokan harinya orang banyak yang masih tinggal di seberang danau, menyadari bahwa tadinya hanya ada satu perahu di sana. Mereka tahu bahwa pengikut-pengikut Yesus sudah berangkat dengan perahu itu, sedangkan Yesus tidak ikut. Kemudian beberapa perahu dari kota Tiberias datang dan berlabuh di dekat tempat orang banyak itu makan roti sesudah Tuhan mengucap syukur. Ketika orang banyak itu melihat bahwa baik Yesus maupun pengikut-pengikut-tak ada di situ, mereka juga naik perahu-perahu itu dan pergi ke Kapernaum mencari Yesus. Ketika orang-orang itu bertemu dengan Yesus di seberang danau, mereka bertanya kepada-Nya, "Bapak Guru, kapan Bapak sampai di sini?" Yesus menjawab, "Sungguh, kalian mencari Aku bukan karena kalian sudah mengerti maksud keajaiban-keajaiban yang Kubuat, tetapi karena kalian sudah makan sampai kenyang.
Pernahkah kita berdoa minta sesuatu, lalu setelah dikabulkan, kalian lupa berdoa lagi atau jarang ke gereja? atau Pernah nggak kalian ikut ke gereja atau rajin berdoa cuma karena dijanjikan hadiah atau jajan enak setelahnya? Nah, bacaan hari ini tentang orang banyak yang mencari Yesus ke seberang danau. Mereka semangat mencari Yesus bukan karena mereka mengerti bahwa Yesus itu Tuhan, tapi karena baru saja diberi makan roti yang sangat banyak sampai kenyang!
Yesus senang kalau kita datang kepada-Nya, tapi Yesus lebih senang lagi kalau kita mencari-Nya karena kita mengasihi-Nya. Tuhan Yesus bukan "mesin jajan" atau "mesin mainan" yang cuma dicari saat butuh barang. Dia adalah Tuhan yang sayang kita dan ingin jadi sahabat terbaik kita. Makanan jasmani membuat perut kenyang, tapi sifatnya sementara. Yesus adalah Roti Hidup yang memberi kepuasan hati dan keselamatan kekal.
Friday, 27 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:27-31 (BIS)
Janganlah bekerja untuk mendapat makanan yang bisa habis dan busuk. Bekerjalah untuk mendapat makanan yang tidak bisa busuk dan yang memberi hidup sejati dan kekal. Makanan itu akan diberikan oleh Anak Manusia kepadamu, sebab Ia sudah dilantik oleh Allah Bapa." Lalu mereka bertanya kepada-Nya, "Kami harus berbuat apa untuk melakukan kehendak Allah?" Yesus menjawab, "Inilah yang diinginkan Allah dari kalian: percayalah kepada Dia yang diutus Allah." "Kalau begitu," kata mereka, "bukti apa yang dapat Bapak berikan supaya kami melihat dan percaya kepada Bapak? Apa yang akan Bapak lakukan? Nenek moyang kami makan manna di padang gurun, seperti tertulis di dalam Alkitab, 'Ia memberi mereka makan roti dari surga.'"
Pernah kita merasa sangat lapar setelah bermain seharian? Saat lapar, kita butuh makanan. Tapi makanan yang kita makan, seperti roti atau coklat, akan habis dan tidak bisa membuat kita kenyang selamanya. Yesus berkata kepada orang banyak agar tidak hanya mengejar makanan yang bisa busuk atau habis. Yesus ingin kita mencari makanan yang bertahan sampai hidup kekal. Makanan apakah itu? Jawabannya adalah Yesus sendiri! Yesus adalah "Roti Hidup". Sama seperti tubuh kita butuh makanan supaya sehat dan kuat, hati kita juga butuh Yesus supaya kuat dalam Iman. Yesus memberi hidup yang kekal dan sukacita sejati yang bertahan selamanya, melebihi apa pun yang ada di dunia.
Saturday, 28 Februari 2026
BREAD OF LIFE
AYAT HAFALAN :
YOHANES 6:35 (BIS)
"Akulah roti yang memberi hidup", kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Ayat Bacaan : Yohanes 6:32-35 (BIS)
Lalu Yesus berkata kepada mereka, "Percayalah: Bukan Musa, melainkan Bapa-Kulah yang memberi kepadamu roti yang sesungguhnya dari surga. Sebab roti yang diberi Allah adalah Dia yang turun dari surga dan memberi hidup kepada manusia di dunia." "Bapak," kata mereka, "berilah kepada kami roti itu selalu." "Akulah roti yang memberi hidup," kata Yesus kepada mereka. "Orang yang datang kepada-Ku tidak akan lapar lagi untuk selamanya. Dan orang yang percaya kepada-Ku tidak akan haus lagi untuk selamanya.
Apa bedanya Roti Hidup dengan roti biasa? Roti biasa hanya membuat kenyang perut sebentar. Tetapi, Yesus sebagai Roti Hidup memberikan kepuasan dalam hati dan jiwa kita selamanya. Saat kita percaya dan datang kepada Yesus, kita tidak lagi "lapar" secara rohani—artinya, hati kita merasa tenang, dikasihi, dan kuat, bahkan saat sedih atau susah.
Pernahkah kalian merasa lapar sekali setelah bermain? Rasanya lemas dan tidak bertenaga, bukan? Tapi setelah makan, kita merasa kenyang dan kuat kembali. Roti itu enak, tapi itu hanya sementara dan membuat kita akan lapar lagi. Menerima Yesus sebagai Roti Hidup artinya kita mau membaca Alkitab, berdoa, dan menuruti firman-Nya setiap hari. Itu sama seperti "makan" roti kehidupan yang membuat Iman kita bertumbuh kuat!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar