Senin, 22 Desember 2025

Week – 4 NEARBY GOD -- December 28th 2025

 Tujuan                          : Anak-anak mengerti bahwa tidak ada satu orangpun yang terlalu jauh untuk mendekat kepada Tuhan. Semua orang boleh mendekat kepada Tuhan Yesus.

Super kebenaran       : NO ONE IS TOO FAR AWAY FROM GOD

Ayat Hafalan               : Kisah 17:27 (BIS)

Allah melakukan itu supaya mereka mencari Dia. Mudah-mudahan mereka bertemu dengan Dia pada waktu mereka mencari-cari-Nya. Tetapi sebenarnya Allah tidak jauh dari kita masing-masing.

Acts 17:27 (NLT)

His purpose was for the nations to seek after God and perhaps feel their way toward him and find him—though he is not far from any one of us.

Ayat Penuntun           : Matius 2:1-18 (Matthew 2:1-18)

 

Games

Karton bufallo berbentuk bintang ditempel di dinding atau di meja. Di balik bufallo di kasih clue, clue itu yang menuntun untuk menemukan barang di sekitar JOY.

 

Pembuka

Siapa yang pernah menggunakan maps atau GPS? Maps atau GPS itu menolong kita untuk bisa sampai ke tujuan. Coba bisa sebutkan maps apa yang pernah kalian gunakan? Mungkin ada yang pakai GOOGLE MAPS ada juga yang pakai WAZE.

 

Sekarang kita mendengarkan cerita tentang sekelompok orang yang di pandu oleh bintang untuk sampai kesuatu  tempat

 

Cerita : Orang Majus + Herodes

Yesus dilahirkan di kota Betlehem di negeri Yudea pada masa pemerintahan Raja Herodes. Pada waktu itu beberapa ahli ilmu bintang dari Timur datang ke Yerusalem. Mereka bertanya di mana-mana, "Di manakah Anak itu, yang lahir untuk menjadi raja orang Yahudi? Kami melihat bintang-Nya terbit di sebelah timur, dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika Raja Herodes mendengar hal itu, ia terkejut sekali, begitu juga semua orang di Yerusalem.Maka ia menyuruh semua imam kepala dan guru-guru agama bangsa Yahudi datang berkumpul. Lalu ia bertanya kepada mereka, "Di manakah akan lahir Raja yang dijanjikan Allah?"

Mereka menjawab, "Di kota Betlehem di negeri Yudea. Sebab beginilah ditulis oleh seorang nabi, 'Engkau Betlehem, di negeri Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara kota-kota utama di Yehuda. Karena dari engkau akan datang seorang pemimpin yang akan memimpin umat-Ku Israel.'" Sesudah mendapat keterangan itu, Herodes memanggil ahli-ahli bintang dari Timur itu secara diam-diam. Lalu ia bertanya kepada mereka kapan tepatnya bintang itu mulai kelihatan. Sesudah itu ia menyuruh mereka ke Betlehem dengan pesan ini, "Pergilah, carilah Anak itu dengan teliti. Dan kalau kalian menemukan Dia, beritahukanlah kepadaku, supaya aku juga pergi menyembah Dia."

Lalu pergilah mereka. Mereka melihat lagi bintang yang mereka lihat dahulu di sebelah timur. Alangkah gembiranya mereka melihat bintang itu! Bintang itu mendahului mereka, lalu berhenti tepat di atas tempat Anak itu. Mereka masuk ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu dengan Maria, ibu-Nya. Mereka sujud dan menyembah Anak itu, lalu membuka tempat harta mereka, dan mempersembahkan kepada-Nya emas, kemenyan, dan mur. Allah memperingatkan mereka di dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes. Jadi mereka pulang melalui jalan yang lain.

Setelah ahli-ahli bintang itu berangkat, malaikat Tuhan menampakkan diri kepada Yusuf di dalam mimpi. Malaikat itu berkata, "Herodes bermaksud mencari Anak itu untuk membunuh Dia. Karena itu bangunlah, bawalah Anak itu dengan ibu-Nya mengungsi ke Mesir. Tinggallah di sana sampai Aku berbicara lagi kepadamu." Yusuf bangun, dan malam itu juga ia membawa Anak itu dengan ibu-Nya mengungsi ke Mesir. Mereka tinggal di sana sampai Herodes meninggal. Demikian terjadilah apa yang dikatakan Tuhan melalui nabi-Nya, begini, "Aku memanggil Anak-Ku dari Mesir."

Ketika Herodes tahu bahwa ahli-ahli bintang dari Timur itu menipunya, ia marah sekali. Lalu ia memerintahkan untuk membunuh semua anak laki-laki yang berumur dua tahun ke bawah di Betlehem dan sekitarnya. Itu cocok dengan keterangan yang didapatnya dari ahli-ahli bintang itu tentang saatnya bintang itu kelihatan. Demikianlah terjadi apa yang pernah dikatakan oleh Nabi Yeremia, yaitu, "Di Rama terdengar suara ratapan, keluhan serta tangisan. Rahel meratapi anak-anaknya; ia tak mau dihibur sebab mereka sudah tiada."

 

Penutup

Orang orang Majus itu adalah orang-orang dari Persia. Mereka adalah orang-orang yang mempelajari ilmu perbintangan kalau sekarang mereka bisa dikatakan dengan sebutan yaitu seorang astronomi. Orang Majus bukan orang Yahudi, tetapi mereka mempelajari kitab suci atau kalau Bahasa sekanga adalah Alkitab atau Bible karena mereka memahami makna bintang. Orang Majus rela menempuh jarak jauh to meet JESUS and they give the best offering for JESUS.

 

Jelaskan bahwa Orang Majus adalah orang yang bijaksana. Bicarakan tentang bagaimana mereka mempelajari bintang-bintang. Orang Majus adalah orang yang kaya dan dianggap sangat cerdas, tetapi mereka meninggalkan rumah mereka untuk berkelana dan mencari Tuhan Yesus. Tempat tinggal atau asal mereka sangat jauh dari tempat Tuhan Yesus dilahirkan. Ingatkan anak Anda bahwa tidak ada seorang pun yang terlalu jauh dari Tuhan karena Tuhan ada di mana-mana. Jelaskan bahwa semua orang dapat datang kepada Tuhan Yesus untuk mendapatkan keselamatan.

 

NO ONE IS TOO FAR AWAY FROM GOD

 

Setelah membahas tentang Orang Majus, bicarakan tentang Herodes. Herodes adalah seorang raja yang tentunya sangat kaya dan memiliki banyak harta, sama seperti Orang Majus. Tapi, Herodes memilih untuk tidak pergi menemui Tuhan Yesus. Ia sombong dan lebih mencintai kekuasaannya daripada keinginannya untuk mengenal Tuhan. Bahkan Herodes juga berusaha melakukan hal buruk kepada Bayi Yesus dan banyak orang lain demi mempertahankan kekuasaannya.

 

Herodes dan Orang Majus adalah dua hal yang bertolak belakang. Pikirkan hal-hal lain yang bertolak belakang atau berlawanan. Sediakan buah lemon atau mungkin garam. Lalu minta salah satu anak untuk mencoba lalu bagaimana rasanya dan coba sebutkan rasa apa yang merupakan kebalikannya. Jelaskan bahwa kebaikan adalah kebalikan dari kejahatan. Benar adalah kebalikan dari salah. Jika memungkinan adakan permainan dengan meletakkan beberapa benda di atas meja dan meminta anak untuk memasangkannya dengan kebalikannya. Atau bisa juga dapat bermain permainan dengan saling mengatakan sebuah benda secara bergantian untuk lalu yang lain menyebutkan kebalikannya.

 

So now is our choice untuk memilih mau jadi seperti Orang Majus yang walaupun jauh sekali tapi mau mendekat kepada Tuhan Yesus? Atau justru kita memilih seperti Raja Herodes yang dekat tapi justru memilih untuk menjauh dari Tuhan Yesus?

 

Ga hanya berhenti mendekat kepada Tuhan Yesus tapi Orang Majus memilih untuk membawa hadiah untuk diberikan kepada Yesus. Tanyakan kepada anak hadiah apa yang akan mereka bawa untuk seorang raja yang baru lahir. Jelaskan bahwa Yesus menginginkan hadiah dari kita – hati kita.

 

So kita mau sama-sama katakan dan ingat baik-baik sampai nanti kita dewasa tua sekalipun dan ketika kita mulai menjauh dari Tuhan : NO ONE IS TOO FAR AWAY FROM GOD.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar