Tujuan : Anak-anak mengerti bahwa mereka bisa menyerahkan segala kekuatiran mereka kepada Tuhan Yesus.
Super kebenaran : WE CAN TAKE OUR WORRIES TO JESUS
Ayat Hafalan : 1 Petrus 5:7 (BIS)
Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada Allah, sebab Ia mempedulikanmu.
1 Peter 5:7 (NLT)
Give all your worries and cares to God, for he cares about you.
Ayat Penuntun : Markus 4:35-41 (Mark 4:35-41)
Games
Mendorong gelas dari ujung satu ke ujung satunya dengan menggunakan tiupan bisa menggunakan angin dari balon yang ditiup atau dikipasi dengan kipas manual.
Pembuka
Video pembawa berita cuaca.
Cuaca adalah salah satu aspek penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Kita sering memperhatikan cuaca untuk merencanakan aktivitas luar ruangan, perjalanan, atau bahkan keputusan bisnis. Dalam dunia pengamatan cuaca, ada dua konsep utama yang sering diperbincangkan: stasiun cuaca (weather station) dan ramalan cuaca (weather forecasting). Meskipun keduanya terkait erat, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal fungsi, tujuan, dan metode. Mari kita jelajahi perbedaan antara keduanya.
Weather station adalah stasiun pengamatan yang dilengkapi dengan berbagai instrumen untuk mengukur parameter cuaca di lokasi tertentu. Instrumen-instrumen ini dapat mencakup termometer untuk mengukur suhu udara, anemometer untuk mengukur kecepatan dan arah angin, higrometer untuk mengukur kelembaban relatif, barometer untuk mengukur tekanan udara, dan lain-lain. Data yang dikumpulkan oleh stasiun cuaca dapat memberikan informasi real-time tentang kondisi cuaca di lokasi tersebut.
Tujuan :
1. Mengumpulkan data cuaca secara langsung dari lokasi tertentu.
2. Memberikan informasi tentang kondisi cuaca saat ini di suatu tempat.
3. Membantu dalam pemantauan kondisi cuaca untuk kepentingan lokal seperti pertanian, navigasi, dan keselamatan publik.
Fungsi
1. Mengukur parameter cuaca secara langsung di tempat tertentu.
2. Memonitor perubahan cuaca sepanjang waktu.
3. Menyediakan data bagi peneliti, pemerintah, dan masyarakat umum untuk analisis dan perencanaan.
Weather Forecasting adalah proses memprediksi kondisi cuaca di masa depan berdasarkan data historis, model atmosfer, dan teknik pemodelan matematika. Ini melibatkan analisis data cuaca dari berbagai sumber termasuk stasiun cuaca, satelit, radar, dan pesawat pengintai. Ramalan cuaca dapat memberikan informasi tentang suhu, kelembaban, kecepatan angin, dan probabilitas hujan atau badai di suatu wilayah dalam rentang waktu tertentu, biasanya beberapa jam hingga beberapa hari ke depan.
Tujuan
1. Memprediksi kondisi cuaca di masa depan untuk membantu orang merencanakan aktivitas mereka.
2. Memberikan peringatan dini tentang cuaca ekstrem atau kondisi yang berpotensi membahayakan.
Fungsi
1. Menggunakan data historis dan model atmosfer untuk membuat perkiraan tentang kondisi cuaca mendatang.
2. Mengidentifikasi tren dan pola dalam perubahan cuaca untuk jangka waktu tertentu.
3. Menyediakan informasi yang berguna bagi masyarakat, pemerintah, dan industri untuk merencanakan kegiatan sehari-hari dan mengelola risiko.
Manusia bisa berusaha untuk memperkirakan cuaca makanya disebut perkiraan cuaca, sebuah prediksi atau kira-kira tapi belum pasti atau belum tentu terjadi. Cerita kita hari ini adalah tentang seseorang yang bisa mengatur atau mengendalikan cuaca.
Cerita : T.Yesus meneduhkan angin ribut
Pada sore hari itu juga, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Marilah kita berlayar ke seberang danau." Maka Yesus naik ke perahu, dan pengikut-pengikut-Nya meninggalkan orang banyak di tepi danau, lalu naik ke perahu yang sama. Perahu-perahu lain ada juga di situ. Kemudian Yesus dan pengikut-pengikut-Nya mulai berlayar. Tak lama kemudian datang angin keras. Ombak mulai memukul perahu dan masuk ke dalam sehingga perahu itu hampir penuh dengan air.
Di buritan perahu itu, Yesus sedang tidur dengan kepala-Nya di atas bantal. Pengikut-pengikut-Nya membangunkan Dia. Mereka berkata, "Bapak Guru, apakah Bapak tidak peduli, kita celaka?" Yesus bangun, lalu membentak angin itu, dan berkata kepada danau, "Diam, tenanglah!" Angin pun reda, dan danau menjadi sangat tenang.
Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, "Mengapa kalian takut? Mengapa kalian tidak percaya kepada-Ku?" Maka mereka menjadi takut dan berkata satu sama lain, "Siapakah sebenarnya orang ini, sampai angin dan ombak pun taat kepada-Nya."
Penutup
Bicarakan tentang mengapa para murid berada di dalam perahu. Yesus menyuruh mereka menyeberangi lautan. Jelaskan kepada anak Anda bahwa terkadang kita mengalami situasi sulit karena kita tidak taat, tetapi dalam bagian ini, para murid berada di lautan yang penuh badai karena mereka menaati Yesus. Ingatkan anak-anak Anda bahwa mengikuti Yesus tidak akan selalu mudah, tetapi Dia akan selalu bersama mereka.
Cari ilustrasi melalukan sesuatu yang sulit untuk ditiru dan ingatkan mereka bahwa Tuhan ada bersama mereka dalam pergumulan mereka.
Tanyakan kepada anak Anda apa yang mereka lakukan saat menghadapi masalah sederhana. Misalnya, mereka tidak dapat meraih sesuatu, atau mereka lapar. Jelaskan bahwa sama seperti mereka meminta bantuan Anda atau orang lain karena mereka tahu Anda peduli dan dapat membantu dalam beberapa hal, mereka dapat meminta bantuan Tuhan dalam hal apa pun. Bicarakan tentang hal-hal yang membuat Anda takut dan bagaimana Anda meminta bantuan Tuhan.
Bagikan bagaimana Yesus menyuruh ombak dan badai untuk tenang, dan badai itu langsung menaati-Nya. Pikirkan tentang bagaimana terkadang Anda berharap dapat mengubah cuaca, misalnya saat cuaca terlalu basah untuk bermain di luar. Bagikan bagaimana manusia tidak memiliki kuasa atas cuaca, tetapi Tuhan memiliki kuasa atas segala sesuatu. Ingatkan anak Anda bahwa 'tidak ada yang mustahil bagi Tuhan!' Jelaskan bahwa segala sesuatu berada di bawah kendali-Nya dan harus selalu menaati-Nya. Badai, virus, manusia, tidak ada yang lebih kuat daripada Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar