Kamis, 06 Februari 2025

Week – 7 THE GOLDEN RULE -- February 16th 2025

Tujuan                          : Anak-anak mau belajar untuk mengasihi dan mengampuni musuh mereka.

Super kebenaran       : TREAT OTHERS AS YOU WANT TO BE TREATED.

Ayat Hafalan               : Lukas 6:31 (BIS)

Perlakukanlah orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka.

Luke 6:31 (NLT)

Do to others as you would like them to do to you.

Ayat Penuntun           : Lukas 6:27-36 (Luke 6:27-36)

 

Games

Membuat hati dari kertas tanpa menggunakan gunting yang tercepat dan rapi adalah pemenangnya.

 

Pembuka

Apa yang kamu pikirkan saat melihat hati? (Angkat hati.) Sebagian besar dari kita mungkin akan mengatakan bahwa ketika kita melihat hati, kita memikirkan cinta. Siapa yang kamu cintai? Apakah kamu mencintai orang tuamu? Apakah kamu mencintai kakak atau adikmu? Bagaimana dengan sahabatmu? Apakah kamu mencintai gurumu? Sangat mudah untuk mencintai orang-orang ini, karena mereka juga mencintai kita.

 

Apakah ada teman yang bersikap jahat padamu saat jam istirahat? Pernah ga teman atau mungkin seseorang yang kalian kenal mengatakan sesuatu tentang kalian yang tidak benar? Apakah kalian menyukai orang atau teman itu? Apakah kita diharuskan untuk mengasihi orang yang jahat terhadap kita, atau memperlakukan kita dengan buruk, dan mengatakan hal-hal buruk tentang kita? Baiklah, mari kita dengarkan apa yang Yesus perintahkan agar kita lakukan.

 

Cerita : Love your enemies

Suatu hari Yesus sedang mengajar di lereng bukit. Kami menyebut pelajarannya pada hari itu “Khotbah di Bukit”. Dalam khotbahnya, Yesus menyampaikan beberapa hal yang sangat mengejutkan para pendengarnya. “Kamu telah mendengar bahwa kamu harus mengasihi sesamamu dan membenci musuhmu,” kata Yesus. "Tetapi Aku berkata, kasihilah musuhmu -- dan jika seseorang berbuat jahat dan membencimu, doakanlah mereka."

 

"Tetapi kepada kalian yang mendengar Aku sekarang ini, Aku beri pesan ini: kasihilah musuh-musuhmu, dan berbuatlah baik kepada orang yang membencimu. Berkatilah orang yang mengutukmu, dan doakanlah orang yang jahat terhadapmu. Kalau orang menampar pipimu yang satu, biarkan ia menampar pipimu yang sebelah juga. Kalau jubahmu dirampas, berikanlah juga bajumu. Kalau orang minta sesuatu kepadamu, berikanlah itu kepadanya; dan kalau milikmu dirampas, janganlah memintanya kembali. Perlakukanlah orang lain seperti kalian ingin diperlakukan oleh mereka. Kalau kalian mengasihi orang-orang yang mengasihi kalian saja, apa jasamu? Orang berdosa pun mengasihi orang-orang yang mengasihi mereka!Dan kalau kalian berbuat baik kepada orang-orang yang berbuat baik kepadamu saja, apa jasamu? Orang berdosa pun berbuat begitu! Dan kalau kalian meminjamkan uang hanya kepada orang-orang yang dapat mengembalikannya, apa jasamu? Orang berdosa pun meminjamkan uang kepada orang berdosa, lalu memintanya kembali! Seharusnya bukan begitu! Kalian sebaliknya harus mengasihi musuhmu dan berbuat baik kepada mereka. Kalian harus memberi pinjam, dan jangan mengharap mendapat kembali. Bila demikian, upahmu akan besar dan kalian akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi. Sebab Allah baik hati terhadap orang yang tidak tahu terima kasih, dan terhadap yang jahat juga. Hendaklah kalian berbelaskasihan seperti Bapamu juga berbelaskasihan!"

 

Ceritanya diambil dari cerita ZAKHEUS. Lukas 19:1-10.

Ketika Yesus sampai di Yerikho, Ia berjalan terus melintasi kota itu. Di kota itu ada seorang kepala penagih pajak yang kaya. Namanya Zakheus. Ia ingin melihat siapa Yesus itu, tetapi karena orang terlalu banyak dan ia sendiri pendek, maka ia tidak berhasil melihat Yesus. Jadi, ia berlari mendahului orang-orang, lalu memanjat sebatang pohon, supaya dapat melihat Yesus yang sebentar lagi akan lewat di situ.

Ketika Yesus sampai di pohon itu, Ia melihat ke atas lalu berkata, "Zakheus, turunlah cepat! Sebab Aku harus berkunjung ke rumahmu hari ini." Zakheus cepat-cepat turun dan menyambut Yesus dengan gembira. Semua orang yang melihat hal itu mulai menggerutu. Mereka berkata, "Cih! Ia pergi bertamu di rumah orang yang tidak baik!"

Kemudian di rumahnya, Zakheus berdiri dan berkata kepada Yesus, "Tuhan, separuh dari harta saya akan saya sedekahkan kepada orang miskin; dan siapa saja yang pernah saya tipu, akan saya bayar kembali kepadanya empat kali lipat!" Lalu kata Yesus, "Pada hari ini engkau dan seluruh keluargamu diselamatkan oleh Allah dan diberikan hidup yang baru, sebab engkau juga keturunan Abraham. Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan orang yang sesat."

 

Penutup

Tuhan Yesus mengajarkan kepada kita untuk mengasihi musuh kita atau bisa kita sebut orang yang tidak kita sukai atau kita benci. Mengapa kita harus mengasihi musuh kita? Tuhan Yesus berkata bahwa ketika kita mengasihi musuh kita, kita bertindak seperti anak-anak Allah. Jika kita hanya mencintai orang yang mencintai kita, apakah Tuhan akan membalasnya? Kalau kita hanya baik pada teman kita, apa hebatnya itu? Semua orang juga bisa!

Mengasihi musuh itu sudah pasti ga gampang atau mudah, tapi ada beberapa alasan bagus yang mungkin bisa membuat atau mendorong kita untuk mau melakukannya :

1.    Menunjukkan kasih Tuhan kepada orang lain.

Seperti cerita tentang ketika Tuhan berbuat baik kepada Zakheus dengan makan dan masuk ke dalam rumah Zakheus untuk menunjukkan kepada Zakheus tentang kasih Tuhan kepada semua orang sama dan tidak pandang bulu betapa nakalnya dan jahatnya orang tersebut.

 

Persiapkan balon dan juga pompa balon (kalau mau ditiup juga boleh tapi saran saya lebih baik menggunakan pompa)

Tiuplah balon tersebut sampai besar jangan diikat lalu hembuskan ke wajah anda atau wajah anak yang ada di dekat anda. Jelaskan ketika kita mengasihi orang lain itu kita menyebarkan kasih Tuhan seperti balon ini.

 

2.    Yang kedua adalah mengubah musuh menjadi teman.

Seperti Zakheus yang akhirnya berubah menjadi teman bagi orang-orang Israel yang sudah dirampok uangnya dengan mengembalikan sebanyak empat kali lipat dan ga hanya itu Zakheus juga bahkan memberikan separuh hartanya untuk orang-orang miskin.

 

Bayangkan seandainya kita adalah jadi orang yang seperti Zakheus mungkin kita juga ingin dikasihi oleh orang-orang di sekitar kita. Karena itu super kebenaran kita hari ini TREAT OTHERS AS YOU WANT TO BE TREATED, berbuatlah kepada orang lain seperti kita ingin diperlakukan. TREAT OTHERS AS YOU WANT TO BE TREATED.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar